Bangun MBG di Rendang, BGN; Bali Masih Kekurangan Dapur Umum Makan Bergizi Gratis
Banner Bawah

Bangun MBG di Rendang, BGN; Bali Masih Kekurangan Dapur Umum Makan Bergizi Gratis

Admin - atnews

2025-05-21
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bangun MBG di Rendang, BGN; Bali Masih Kekurangan Dapur Umum Makan Bergizi Gratis
Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN Dr. Tigor Pangaribuan (ist/Atnews)
Karangasem (Atnews) - Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN) Dr. Tigor Pangaribuan meletakkan pembangunan dapur umum program makan bergizi gratis (MBG) Pulau Dewata di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Jumat (16/5).

Tigor mengatakan MBG merupakan program pemerintah pusat. Program unggulan Presiden Prabowo.

MBG diberikan kepada para siswa dari tingkat PAUD, SD sampai SMA/SMK. Semua sekolah akan mendapatkan MBG, termasuk sekolah swasta.

Diakui Tigor, di Bali sampai saat ini baru ada sebelas unit dapur umum MBG. Jumlah ini masih kurang. Dia mengatakan saat ini baru ada satu dapur umum di Kabupaten Karangasem, Klungkung dan Tabanan. Sementara di Kota Denpasar ada tiga dapur. 

Ditambahkan masih sedikit dapur umum MBG di Bali, karena kemungkinan belum paham akan tata kelola dapur umum MBG. Yang pasti dapur MBG wajib memenuhi standar, salah satunya harus steril atau higienis.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Rendang I Nengah Supartana menyambut baik berdirinya dapur umum MBG di Rendang. Menurutnya lokasi tempat dapur ini berdiri adalah lahan milik Pemprov Bali yang sudah di hibahkan ke Desa Nongan. 

Selain itu menurut Supartana yang juga mantan Perbekel Nongan mengatakan program pemerintah lainnya seperti koperasi desa merah putih juga mendapat sambutan baik di Rendang. Saat ini diakui sudah ada lima desa yang launching koperasi merah putih di Kecamatan Rendang.

Dikatakan, berdirinya dapur umum MBG diharapkan bisa memberikan manfaat buat warga sekitar. Sementara turut hadir Ketua Yayasan Jalak Bali, Ruddy Suhendar yang menangani program MBG secara nasional. Diakui ke depan akan dibangun sekitar 20 dapur umum di Karangasem. 

Menurut Ruddy, masyarakat bisa membangun dapur umum MBG secara mandiri. Hanya saja tetap di verifikasi agar memenuhi sesuai standar.

"Siapa pun bisa ada kesempatan membangun dapur umum MBG," ujarnya. Di Bali sendiri akan dibangun sekitar 150 unit dapur umum MBG standar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Intan Sinar Pertiwi. I Komang Semarayasa mengatakan usai peletakan batu pertama dapur umum MBG ini pembangunan akan dilanjut dengan waktu 2,5 bulan bangunan selesai sehingga dapur segera bisa beroperasi. Nantinya dapur ini akan melayani sekitar 3.400 siswa di Kecamatan Rendang dan Kecamatan Selat.

"Kami akan melayani sekitar 3.400 siswa dalam program MBG. Bahan pangan pun akan memanfaatkan bahan-bahan pangan lokal yang ada di sekitar desa ini. Oleh karena itu kami juga bekerja sama dengan BUMDes dalam menyuplai bahan-bahan pokok ini," ujarnya.

Dalam kesempatan ini hadir juga undangan dari LPD se-Kecamatan Rendang dan Selat, Bandesa Adat, Perbekel, tokoh adat, tokoh pemuda dan pemangku kepentingan lainnya. Semua yang hadir sangat mendukung program MBG tersebut. (GAB/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sm@rtDesa Solusi Digitalisasi Pedesaan

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger