Bedah Buku Cinta Tidak Kenal Takut Gairahkan Semangat Literasi di Buleleng
Banner Bawah

Bedah Buku Cinta Tidak Kenal Takut Gairahkan Semangat Literasi di Buleleng

Admin - atnews

2025-06-18
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bedah Buku Cinta Tidak Kenal Takut Gairahkan Semangat Literasi di Buleleng
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng Made Era Oktarini (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Menyemarakan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan bedah buku “Cinta Tidak Kenal Takut” karya Putu Satria Kusuma. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (17/6), bertempat di Wantilan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno, Singaraja.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya DAPD Buleleng untuk menggugah semangat literasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui pendekatan yang inspiratif dan reflektif terhadap karya sastra.

Bedah buku menghadirkan Kadek Sonia Piscayanti, sastrawan dan akademisi asal Buleleng. Sonia menyampaikan pandangan mendalam mengenai isi buku tentang cinta, keberanian, dan kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup. Menurutnya, literasi bukan hanya soal membaca teks, tetapi juga menyentuh sisi emosional dan filosofis dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam menulis buku, saya percaya tidak ada sesuatu yang instan. Kita harus banyak membaca, memahami berbagai perspektif, dan terus membuka diri terhadap proses berpikir yang mendalam,” tegas Sonia.

Ia juga menambahkan bahwa Cinta Tidak Kenal Takut bukan sekadar kisah tentang cinta, melainkan cerminan keberanian untuk mencintai dengan penuh keyakinan dan pengorbanan, sesuatu yang patut dijadikan bahan refleksi bagi generasi muda.

Kepala DAPD Kabupaten Buleleng, Made Era Oktarini, dalam sambutannya menyatakan bahwa bedah buku merupakan bagian dari program strategis dinasnya dalam menumbuhkan budaya literasi dan kecintaan terhadap dunia baca tulis. Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang hadir, mulai dari pustakawan, guru, pelajar, hingga pegiat literasi.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membaca, tetapi juga mendalami makna, menggali nilai-nilai, dan mendiskusikan pesan-pesan dari sebuah karya tulis. Cinta Tidak Kenal Takut menyuarakan keberanian mencintai tanpa batas dan mengajak kita menelusuri makna cinta yang teguh, penuh pengorbanan, serta kekuatan menghadapi tantangan hidup,” jelasnya.

Penulis buku, Putu Satria Kusuma, turut hadir dan membagikan pengalaman kreatifnya selama proses penulisan. Ia menyampaikan bahwa buku ini lahir dari perjalanan batin yang panjang dan merupakan refleksi atas nilai-nilai keberanian, cinta, dan pengorbanan. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, menandakan besarnya minat peserta terhadap tema-tema yang diangkat.

Sebagai penutup, Kadis DAPD berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi generasi muda untuk menjadi pembaca aktif, pembelajar kritis, serta pribadi yang empatik dan kreatif. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai gerakan bersama demi mencerdaskan kehidupan bangsa. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : STPBI Bekali Anak Muda Bali Ketrampilan Memasak

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan