Banner Bawah

Menuju Maha Siwaratri Prambanan 2026: Umat Hindu Rumuskan Langkah Strategis

Admin - atnews

2025-08-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Menuju Maha Siwaratri Prambanan 2026: Umat Hindu Rumuskan Langkah Strategis
FGD Maha Siwaratri Prambanan 2026 (ist/Atnews)

Jakarta (Atnews) - Tim Kerja Pemanfaatan Candi Prambanan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “One Upon atime in Lifetime Ciwa Temple of Prambanan” Kegiatan ini digelar di Gedung Ditjen Bimas Hindu, Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Ketua Tim Kerja Pemanfaatan Candi Prambanan, Nyoman Ariawan, menyampaikan bahwa program besar Prambanan Siwa Festival akan digelar pada Januari–Februari 2026, melibatkan 12 kegiatan utama selama satu bulan penuh. “Kami ingin menyusun formulasi kegiatan yang tidak hanya sakral secara spiritual, tapi juga berdampak ekonomi, budaya, dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Nyoman.

Sebagai informasi kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dirjen Bimas Hindu, Sekretaris Jenderal Bimas Hindu, Kemneterian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Pengurus Harian PHDI Pusat, Ida Rsi Putra Manuaba, Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi, Sugi Lanus, Sabha Walaka PHDI Pusat, WHDI Pusat, PSN Pusat, PP KMHDI, DPP ICHI, DPP Prajaniti Hindu Indonesia, DPN Peradah Indonesia, TIK GDHDI, DPP Majapahid Nusantara, Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta dan Putu Sedana (TMII), BDDN Pusat, dan Badan Penyiaran Hindu.

FGD ini menjadi ajang strategis menyamakan visi seluruh elemen Hindu, termasuk PHDI Pusat, yang menegaskan bahwa Candi Prambanan harus diperlakukan sebagai tempat suci. “Ketua Umum PHDI menekankan bahwa ritual di candi harus berlandaskan keputusan Sabha Pandita 2017, berakar pada budaya lokal Jawa, dan dikelola secara modern melalui sistem digital,” ujar Ketut Budiawan Perwakilan PHDI Pusat dalam membacakan pesan kunci dari Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Bimas Hindu menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Maha Siwaratri di Prambanan. “Kami harap Candi Prambanan bisa menjadi pusat spiritual umat Hindu Indonesia dan dunia, sekaligus pusat ekonomi berbasis spiritual,” tegasnya.

FGD ditutup oleh Dirjen Bimas Hindu, Prof.Dr.Drs. I Nenga Duija, M.Si dengan semangat kolaborasi dan kesadaran kolektif bahwa momentum Maha Siwaratri 2026 harus menjadi titik balik pemuliaan Candi Prambanan sebagai pusat ibadah umat Hindu Nusantara dan dunia. “Sudah saatnya kita tunjukkan bahwa umat Hindu siap menjadikan Candi Prambanan bukan hanya sebagai situs sejarah, tetapi juga sebagai gerbang kebangkitan spiritual dan ekonomi umat,” tutupnya. (DEV/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Otomatis Jadi Komandan Satgas Darurat Bencana

Terpopuler

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif