Perwakilan Gugus Kebangsaan Bali Melayat ke Griya (Rumah) Duka Ida Pedanda Sedawa
Banner Bawah

Perwakilan Gugus Kebangsaan Bali Melayat ke Griya (Rumah) Duka Ida Pedanda Sedawa

Admin - atnews

2025-08-06
Bagikan :
Dokumentasi dari - Perwakilan Gugus Kebangsaan Bali Melayat ke Griya (Rumah) Duka Ida Pedanda Sedawa
Melayat ke Griya (Rumah) Duka Ida Pedanda Sedawa (ist/Atnews)
Gianyar (Atnews) - Perwakilan Gugus Kebangsaan Provinsi Bali melayat ke Griya Sedawa, Desa Adat Tegal Tugu, Kecamatan/Kabupaten Gianyar untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra, 86, yang wafat pada Kamis (31/7) sekitar pukul 13.00 WITA.

Perwakilan Gugus Kebangsaan yang hadir antara lain Pengurus DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, Bagusngurah Rai (Ketua) Putra Wijaya (wakil ketua) Manajemen MPB Krisna Andika, Korps Menwa Indonesia Provinsi Bali Krisna Gunartha dan IGN Dharma Wangsa, Korps Bela Negara Ugrasena Bali Dharma Putra, dan PPM Bali A.A Rai Riawati. Mereka datang ke Griya Sedawa usai menghadiri Sosialisasi JSN 45 di Balai Budaya, serangkaian HUT Veteran di Gedung Budaya Gianyar (6/8).

Kehadiran para tokoh Gugus Kebangsaan ini menunjukkan betapa besar penghormatan terhadap almarhum yang dikenal sebagai figur spiritual, pendidik, dan pemimpin politik yang sederhana. Almarhum memiliki idealisme, integritas, dan dedikasi tinggi dalam organisasi maupun kehidupan spiritual.

Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra, yang saat masih hidup bernama Ida Bagus Putu Wesnawa, merupakan mantan Ketua DPRD Provinsi Bali dua periode (1999-2004 dan 2004-2009), mantan Ketua DPD PDIP Bali, sekaligus tokoh pendidikan dan spiritual. Almarhum menghembuskan napas terakhir dengan tenang di kediamannya, Griya Sedawa.

Menurut penuturan keluarga, pada pagi sebelum wafat, almarhum sempat berjalan-jalan di sekitar griya, mandi, melakukan Surya Sewana, hingga marayunan, lalu rebahan di gedong. "Saat rebahan itu beliau wafat, tanpa keluhan apa pun sebelumnya," jelas Ida Bagus Sedhawa, adik almarhum.

Almarhum lahir pada 26 Januari 1939. Sebelum dikenal sebagai politisi, almarhum adalah pendidik sejati. Karirnya dimulai sebagai guru honorer di SMAN 1 Gianyar, mendirikan Yayasan Pendidikan Dwijendra Gianyar, hingga menjadi kepala sekolah SMP dan SMA Dwijendra Gianyar. "Kecintaannya terhadap dunia pendidikan luar biasa. Beliau punya idealisme sebagai pendidik sejati," kenang Ida Bagus Sedhawa.

Ketua DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, Bagus Ngurah Rai, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum. Bagus Ngurah Rai, yang juga Ketua Pelaksana Monumen Perjuangan Bangsa dan mantan Kepala RRI Singaraja, berkisah ketika menjadi reporter meliput kegiatan almarhum.

"Pengamat pendidikan Gede Putra Wijaya yang juga Wakil Ketua DHD'45 Provinsi Bali meratapi kehilangan sosok tokoh pendidikan yang berdedikasi, Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra, yang telah memberikan kontribusi besar dalam bidang pendidikan dan politik di Bali," pungkasnya. ( KA/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Cok Ace: Bali Perlu Generasi Muda Kreatif

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD