Buleleng Tuan Rumah, Ajang Promosi Seni Buleleng ke Mancanegara, India Ikut Tampil
Banner Bawah

Buleleng Tuan Rumah, Ajang Promosi Seni Buleleng ke Mancanegara, India Ikut Tampil

Admin - atnews

2025-09-24
Bagikan :
Dokumentasi dari - Buleleng Tuan Rumah, Ajang Promosi Seni Buleleng ke Mancanegara, India Ikut Tampil
Utusan Dari Tiga Negara Ikuti Festival Seni Budaya Internasional di Buleleng (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Kabupaten Buleleng kembali menjadi tuan rumah perhelatan seni budaya bertaraf internasional. Acara yang diinisiasi atas kerja sama IOV-UNESCO, Sanggar Seni Santhi Budaya, serta sejumlah mitra pendukung ini resmi dibuka oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng I Nyoman Wisandika.

Festival yang digelar untuk kedua kalinya di Buleleng ini mengambil tempat di RTH Bungkarno, Senin, (22/9) dengan menghadirkan sekitar 76 delegasi dari tiga negara, yakni Korea Selatan, India, dan Hungaria. Selain itu, dua kelompok seni dari Jawa Tengah, yaitu Tegal dan Kudus, turut memeriahkan gelaran tersebut.

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang di bacakan langsung Kadis Wisandika menyebutkan Buleleng memiliki sejarah panjang dalam bidang ekonomi, pemerintahan, multikulturalisme, pendidikan, hingga peradaban Nusantara. Karena itu, ia menilai kabupaten di Bali Utara ini tepat menjadi panggung acara internasional, khususnya di sektor seni budaya.

“Dengan hadirnya delegasi dari berbagai negara, kami berharap promosi Buleleng bisa meluas ke mancanegara. Selama ini masih ada ketimpangan kunjungan wisatawan antara Bali Utara dan Bali Selatan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Kadis Wisandika menyampaikan apresiasi kepada IOV-UNESCO, Sanggar Seni Santhi Budaya, serta seluruh pihak yang terlibat. Harapannya festival ini bisa digelar secara berkesinambungan dan masuk ke dalam kalender tahunan kegiatan promosi Buleleng. 

 “Semoga selama berada di Buleleng para delegasi mendapat pengalaman terbaik, dan Buleleng makin dikenal sebagai mutiara terpendam yang sulit diungkapkan keindahannya,” tutupnya. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bali Kembangkan Singkong 5000 Ha di Lahan Kering

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan