Tingkatkan Kualitas Layanan, Perawat RSU Puri Raharja Perdalam Penatalaksanaan Nyeri dan Strategi Home Care
Admin 2 - atnews
2026-01-17
Bagikan :
Tim PKM Universitas Warmadewa (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Warmadewa menggelar pelatihan khusus bagi tenaga perawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja, Denpasar. Kegiatan yang berlangsung pada 19 Desember 2025 ini fokus pada dua aspek utama: penguatan kompetensi medis dalam menangani nyeri serta pengembangan kemandirian ekonomi perawat melalui layanan home care.
Kegiatan ini dipandu oleh dua akademisi Universitas Warmadewa, yakni Luh Gede Sri Yenny dari Departemen Ilmu Kedokteran Klinik dan Ni Wayan Rusni dari Departemen Fisiologi dan Biokimia. Pelatihan ini diikuti oleh 15 perawat yang bertugas di bagian poliklinik maupun rawat inap.
Menjawab Tantangan Penanganan Nyeri
Nyeri merupakan kondisi subjektif yang sering kali menjadi keluhan utama pasien, baik dalam kasus akut maupun kronis. Namun, di lapangan, pemahaman mendalam mengenai perbedaan penanganan kedua jenis nyeri tersebut masih perlu ditingkatkan. "Kami melihat ada keraguan dalam mengambil tindakan mandiri terkait penanganan nyeri di ruang perawatan.
Melalui edukasi ini, kami memberikan simulasi kasus nyata agar perawat mampu mengidentifikasi jenis nyeri dan memberikan terapi antinyeri yang tepat sesuai dosis dan tingkat keparahannya," ujar Luh Gede Sri Yenny.
Dukungan Ekonomi Melalui Strategi Marketing Home Care
Selain aspek klinis, Tim PKM Universitas Warmadewa juga menyoroti aspek kesejahteraan tenaga perawat. Banyak perawat yang mencari penghasilan tambahan melalui layanan kunjungan rumah (home care), namun terkendala pada strategi pemasaran dan keterbatasan peralatan.
Sebagai solusi, para peserta dibekali penyuluhan mengenai strategi marketing home care. Mereka diajarkan cara melakukan promosi secara daring (online) baik secara individu maupun berkolaborasi dengan layanan home care resmi milik rumah sakit. Guna mendukung praktik di lapangan, Tim PKM juga menyerahkan bantuan berupa set alat rawat luka kepada para peserta.
"Diharapkan bantuan alat ini dapat menunjang kualitas layanan saat mereka memberikan perawatan kepada pasien di rumah," tambah Ni Wayan Rusni.
Komitmen Berkelanjutan
Kegiatan PKM ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan satu hari, namun memberikan dampak jangka panjang bagi standar layanan di RSU Puri Raharja. Dengan meningkatnya kompetensi perawat dalam penatalaksanaan nyeri dan manajemen layanan mandiri, diharapkan masyarakat Bali, khususnya di Denpasar, dapat merasakan layanan kesehatan yang lebih profesional, empati, dan menyeluruh. (Z/002)