Peringatan Hari Republik India ke-77 di Denpasar, Bacakan Pidato Presiden Droupadi
Admin 2 - atnews
2026-01-26
Bagikan :
Jendral (Konjen) India di Denpasar Dr Shashank Vikram (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Konsulat Jenderal India di Bali akan menyelenggarakan Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka peringatan Hari Republik India ke-77 di Denpasar, Senin, 26 Januari 2026.
Acara ini dihadiri Konsulat Jendral (Konjen) India di Denpasar Dr Shashank Vikram didampingi Wakil Konjen Ravindra Kumar dan Director of Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali/The Indian Council for Cultural Relations (ICCR) Bali Naveen Meghwal.
Perayaan dimeriahkan denga penampilan lagu San Tarian dari One Earth School Students, Dance Performance by SVCC Students, Felicitation of Sanskrit Guru dari Dvipantara Samskrtam Foundation.
Pada kesempatan itu, (Konjen) India di Denpasar Dr Shashank Vikram membacakan pidato Presiden India Droupadi Murmu.
Momen istimewa Hari Republik memberi kesempatan untuk merenungkan status dan arah negara di masa lalu, sekarang, dan masa depan.
"Kekuatan gerakan kemerdekaan kita mengubah status negara kita pada tanggal 15 Agustus 1947. India merdeka. Kita menjadi arsitek takdir nasional kita sendiri.
Sejak 26 Januari 1950, kita telah mendorong Republik kita menuju cita-cita konstitusional kita," kata Shashank Vikram.
Pada hari itu, Konstitusi diberlakukan sepenuhnya. Bharat, tempat kelahiran demokrasi, terbebas dari sistem dominion, dan republik demokratis kita pun berdiri.
Konstitusi dokumen dasar republik terbesar dalam sejarah dunia. Cita-cita keadilan, kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan yang diabadikan dalam Konstitusi mendefinisikan Republik India.
Para penyusun Konstitusi memberikan landasan yang kuat bagi semangat nasionalisme dan persatuan negara melalui ketentuan-ketentuan konstitusional.
Lauh Purush, Sardar Vallabhbhai Patel, menyatukan bangsa India. Tahun lalu (2025), pada tanggal 31 Oktober, bangsa yang bersyukur dengan antusias merayakan ulang tahun kelahirannya yang ke-150.
Acara peringatan terkait ulang tahunnya yang ke-150 sedang dirayakan. Perayaan ini memperkuat semangat persatuan nasional dan kebanggaan di antara rakyat.
"Dari utara ke selatan dan dari timur ke barat, jalinan persatuan budaya kuno kita ditenun oleh leluhur kita. Setiap upaya untuk mempromosikan semangat persatuan ini sangat terpuji," imbuhnya.
Sejak 7 November tahun lalu, perayaan untuk memperingati 150 tahun penciptaan lagu kebangsaan 'Vande Mataram' juga diselenggarakan. Lagu ini, yang merupakan doa kepada wujud rohani Bharat Mata, menanamkan patriotisme dalam diri setiap warga India.
Penyair nasionalis besar Subramanya Bharati menggubah lagu “Vande Mataram Yenbom”, dalam bahasa Tamil, yang berarti “Mari kita melantunkan Vande Mataram”, dan menghubungkan masyarakat dalam skala yang lebih besar dengan semangat Vande Mataram.
Terjemahan lagu ini dalam bahasa-bahasa India lainnya juga menjadi populer. Sri Aurobindo menerjemahkan lagu ini ke dalam bahasa Inggris. 'Vande Mataram', yang digubah oleh Bankim Chandra Chattopadhyay yang terhormat, adalah doa nasional kita yang puitis.
Dua hari lalu, pada tanggal 23 Januari 2016, bangsa India memberikan penghormatan yang layak kepada Netaji Subhas Chandra Bose pada hari ulang tahunnya.
Sejak tahun 2021, hari kelahiran Netaji dirayakan sebagai 'Parakram Diwas' agar masyarakat, khususnya kaum muda, dapat mengambil inspirasi dari patriotisme beliau yang tak tergoyahkan. Slogan Netaji 'Jai Hind' adalah deklarasi kebanggaan nasional India.
Acara itu pula untuk meningkatkan hubungan Bali dan India yang memiliki kesamaan budaya.
Terbosan besar juga dalam dua tahun terkahir. Sebanyak empat penerbangan langsung melayani Bali dengan India.
Upaya itu dalam meningkatkan jumlah turis India ke Bali. Hal itu pula menambah jumlah restoran India dan bisnis di Bali.
"Kami senang merasa ada bisnis baru yang dibuka lowongan pekerjaan bagi orang - orang lokal Indonesia, khususnya Bali," bebernya.
Kedatangan turis dapat membantu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan perkonomian Bali.
"Harapan saya mereka dan pemilik usaha untuk selalu membantu memberikan petunjuk atau bantuan dari kami. Menurut kami sejauh ini sudah berjalan dengan baik, layanan mereka di Bali," bebernya.
Menurutnya, orang Bali sangat baik, ramah, peduli. Komponen paling penting pada orang Bali dan budaya Bali. Hal itimu menarik orang datang ke Bali dari seluruh dunia untuk ke Bali termasuk orang India. (ART/002)