Wirausaha Muda Soroti Potensi Besar UMKM Buleleng, Generasi Muda Belum Siap Terjun Kedunia Wirausaha
Banner Bawah

Wirausaha Muda Soroti Potensi Besar UMKM Buleleng, Generasi Muda Belum Siap Terjun Kedunia Wirausaha

Admin 2 - atnews

2026-01-30
Bagikan :
Dokumentasi dari - Wirausaha Muda Soroti Potensi Besar UMKM Buleleng, Generasi Muda Belum Siap Terjun Kedunia Wirausaha
Ketua Umum Wira Usaha Muda Singaraja, Gede Pasek Reksa Saputra (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Ketua Umum Wirausaha Muda Singaraja, Gede Pasek Reksa Saputra, menilai iklim wirausaha di Kabupaten Buleleng saat ini memiliki peluang yang semakin terbuka. Hal tersebut disampaikannya ketika dikonfirmasi usai dialog interaktif di stasiun radio di Singaraja ,Kamis,(29/1/2026). 

Menurut Gede Pasek, kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait akses permodalan, memberi dampak positif bagi pelaku usaha. Kemudahan akses pembiayaan dinilai menjadi peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh wirausaha, khususnya generasi muda.

“Dengan kebijakan terbaru dan kemudahan akses permodalan, ini menjadi kesempatan besar bagi para pelaku wirausaha karena sekarang jauh lebih mudah dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Selain permodalan, Gede Pasek menekankan bahwa Buleleng memiliki sumber daya yang sangat besar. Ia menyebut potensi di sektor pertanian, kelautan, dan pariwisata masih terbuka luas untuk dikembangkan oleh pelaku usaha lokal.

Ia juga menyinggung hasil audiensi Wirausaha Muda Singaraja dengan Bupati Buleleng yang membahas arah pembangunan daerah ke depan. Blueprint pembangunan tersebut dinilai penting agar wirausaha dapat menyesuaikan usaha dengan kebijakan dan potensi daerah.

Gede Pasek menilai tantangan utama saat ini bukan hanya soal modal, tetapi juga pola pikir. Selama ini, banyak peluang usaha di Buleleng justru dikelola oleh pihak luar karena kurangnya keberanian dan kesiapan masyarakat lokal untuk terjun ke dunia wirausaha.

“UMKM lokal sebenarnya punya keunggulan karena lebih lincah, cepat beradaptasi, dan memahami medan. Kehadiran brand besar seharusnya dilihat sebagai peluang kolaborasi, bukan ancaman,” katanya.

Melalui Wirausaha Muda Singaraja, pihaknya berkomitmen memperluas jangkauan gerakan hingga ke desa-desa. Ia berharap anak-anak muda di desa mampu melihat peluang usaha, memanfaatkan teknologi seperti media sosial, serta menjadikan komunitas sebagai ruang kolaborasi dan penguatan usaha. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Sebut Akulturasi Budaya Bali dan Tiongkok Sudah Turun Temurun

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD