Bawaslu Buleleng Gandeng SLBN 1 Buleleng, Menguatkan Langkah Menuju Pemilu Yang Inklusif
Banner Bawah

Bawaslu Buleleng Gandeng SLBN 1 Buleleng, Menguatkan Langkah Menuju Pemilu Yang Inklusif

Admin 2 - atnews

2026-02-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bawaslu Buleleng Gandeng SLBN 1 Buleleng, Menguatkan Langkah Menuju Pemilu Yang Inklusif
Bawaslu Buleleng, lakukan Penandatanganan MoU dengan (SLBN 1) (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Demokrasi yang sehat lahir ketika setiap warga negara diberi ruang dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi. Berangkat dari semangat tersebut, Bawaslu Buleleng kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Pemilu yang inklusif melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Buleleng, pada Rabu (4/2/2026).

Penandatanganan MoU ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menandai langkah nyata Bawaslu Buleleng dalam mendekatkan demokrasi kepada kelompok masyarakat yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan akses, khususnya pemilih penyandang disabilitas.

Kolaborasi ini dirancang untuk membuka ruang yang lebih luas bagi pemilih difabel dalam memperoleh edukasi kepemiluan, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta berpartisipasi secara aktif dalam setiap proses demokrasi.

Edukasi yang ramah disabilitas dan mudah diakses menjadi kunci agar hak pilih dapat digunakan secara sadar dan bermakna.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menekankan bahwa inklusivitas merupakan fondasi utama dalam membangun demokrasi yang berkualitas. Menurutnya, Pemilu tidak boleh meninggalkan siapa pun.

“Demokrasi akan kuat jika seluruh warga negara merasa dilibatkan. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pemilih difabel mendapatkan akses informasi dan pelayanan kepemiluan yang setara, sehingga hak konstitusional mereka benar-benar terpenuhi,” ujarnya usai penandatanganan.

Dari sisi pendidikan, Kepala SLBN 1 Buleleng Drs. Made Winarsa menyambut baik sinergi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada peserta didik serta komunitas difabel.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran politik sejak dini dan mendorong partisipasi pemilih difabel di Kabupaten Buleleng.

Melalui penandatanganan MoU ini, Bawaslu Buleleng tidak hanya memperkuat kerja sama kelembagaan, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa demokrasi adalah milik semua.

Sebuah langkah kecil yang bermakna besar dalam perjalanan menuju Pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas di Kabupaten Buleleng. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gerakan Desa Damai

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD