Badung (Atnews) - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengikuti kegiatan Korve Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kedonganan, Kelurahan Kedonganan, Kuta, Jumat (6/2).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan pemerintah daerah.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah secara bersama-sama.
“Pelaksanaan kegiatan bersih sampah telah rutin dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota, unsur TNI/Polri, serta masyarakat. Sekarang ini kita melakukan penguatan bersama, dan penguatan ini harus dilakukan setiap hari.
Sampah tidak akan selesai hanya dengan seremoni. Penanganan sampah harus sistematis, berkelanjutan, dan konsisten,” ujarnya.
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mengapresiasi inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan seluruh pihak yang peduli terhadap kebersihan destinasi wisata.
“Berbagai lapisan masyarakat di Bali bergantung pada sektor pariwisata, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, pekerja hotel dan restoran, hingga seniman dan pemandu wisata. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Persoalan sampah bukan tugas satu pihak, melainkan kerja kolektif. Kebersihan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, karena pariwisata yang berkualitas hanya tumbuh di lingkungan yang bersih dan terawat,” katanya.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) telah melaksanakan kegiatan bersih pantai setiap pagi, bekerja sama dengan jajaran TNI/Polri.
“Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Penanganan sampah tidak cukup dilakukan pagi hari saja, tetapi juga perlu sore hari untuk memastikan tidak ada sampah tertinggal. Sesuai arahan Menteri, sampah spesifik akan dibawa ke TPA Suwung.
Saya telah menginstruksikan DLHK Badung untuk menambah armada dan tenaga, serta memindahkan sampah dari pinggir pantai ke lokasi belakang untuk dipilah sebelum diangkut ke TPA Suwung,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gubernur Bali I Wayan Koster beserta Forkopimda Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti beserta Forkopimda Kabupaten Badung.
kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Badung, pegiat lingkungan, ASN, TNI/Polri, mahasiswa, serta siswa-siswi SD dan SMP di wilayah Kecamatan Kuta.(Z/002)