Kabel Fiber Optik Semrawut, Ditertibkan Pemkab Buleleng
Banner Bawah

Kabel Fiber Optik Semrawut, Ditertibkan Pemkab Buleleng

Admin 2 - atnews

2026-02-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kabel Fiber Optik Semrawut, Ditertibkan Pemkab Buleleng
Tampak Kabel Fiber Optik Semrawut ditertibkan Pemkab Buleleng (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mulai menata jaringan kabel fiber optik yang semrawut di sepanjang ruas jalan Pramuka Singaraja. Penataan dilakukan dengan menggandeng puluhan Internet Service Provider (ISP) di bawah naungan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Bali.

Penertiban perdana dilaksanakan di ruas Jalan Pramuka,  Singaraja, Rabu (11/2). Ruas ini dipilih sebagai proyek awal untuk menguji pola teknis pengerjaan di lapangan sebelum diperluas ke kawasan lain.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Buleleng Made Suharta menyampaikan langkah tersebut telah dipersiapkan melalui rapat koordinasi bersama 20 ISP dan APJATEL pada bulan lalu. Tahap awal difokuskan pada pendataan kepemilikan jaringan agar setiap kabel dan tiang teridentifikasi sebelum dilakukan perapian.

“Sejak awal Januari kami sudah mengumpulkan 20 ISP bersama APJATEL. Kami sepakat lakukan pendataan lalu penataan jaringan agar lebih rapi dan aman,” ujarnya 

Menurutnya, kolaborasi dengan APJATEL menjadi kunci agar penataan berjalan terkoordinasi dan sesuai standar teknis jaringan telekomunikasi. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kabel semrawut dan tiang miring yang dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu estetika kota.

Penataan dilakukan bertahap setiap pekan, dimulai dari ruas jalan dengan bentang relatif pendek. Setelah evaluasi, kegiatan akan diperluas ke sejumlah ruas jalan utama di kawasan perkotaan hingga kecamatan.

Kadis Suharta menegaskan perapian jaringan tidak ditujukan untuk memutus layanan pelanggan. Pekerjaan dilakukan langsung oleh masing-masing ISP pemilik jaringan guna meminimalkan potensi gangguan layanan.

“Kita tidak memutus kabel, hanya merapikan. ISP yang punya jaringan ikut bekerja supaya layanan ke pelanggan tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Perwakilan APJATEL Bali Utara Indra Harta menjelaskan, perapian di Jalan Pramuka dilakukan dari simpang lampu merah Diponegoro hingga kawasan Polres Buleleng. Kabel antarprovider diikat menjadi satu jalur menggunakan sling khusus dan tidak menempel pada kabel listrik milik PLN.

“Teknisnya kabel sesama ISP diikat jadi satu jalur agar rapi. Tidak digabung dengan kabel PLN untuk menghindari risiko,” pungkasnya (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kasum TNI Keynote Speech Rakornas Penanggulangan Bencana di Surabaya

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD