Buleleng (Atnews) - Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan Syah bersama Polres Buleleng kembali turun dengan jumlah anggota yang lebih besar, ke lokasi musibah banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, Bali.
Dampak curah hujan deras mengguyur Buleleng terparah di Desa Banjar pada (6/3/2026) sekitar pukul 19.20 wita, mengakibatkan volume air dari daerah ketinggian Banyuatis, Gobleg hulu mengalir kesungai Tukad Mendaung membawa lumpur dan menghanyutkan 4 korban yaitu Dewa Ketut Adi Suarjaya alias Dewa Kecuk warga Dusun Santal (51), dan 1 keluarga Komang Suci (44) , Kadek Wahyu Gunawan (12) ,Luh Putu Wini(17)
Banjir bandang menerjang tukad Mendaung hampir diketinggian 7 meter bahkan rumah warga di Dusun Ambengan Desa Banjar terendam. Sedangkan dihulu jembatan Desa Bestala hampir putus bahkan sungai semakin lebar akibat digerus, dikabarkan curah hujan tinggi dari Desa Banyuatis,Gobleg melewati Desa Tirtasari, Bestala begitu parah sehingga menuju hilir di Desa Banjar dan menelan 4 korban.
Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan Syah dalam kunjunganya Minggu (8/3) terlihat sangat prihatin atas musibah dialami warga Banjar, Buleleng,
“Kami sudah siapkan pasukan untuk stend bay membantu warga-warga yang rumahnya terendam, tertimbun material banjir, dan kita upayakan bersih dan pohon-pohon yang masih menghalangi sungai kita bersihkan bersama BPBD Buleleng, tim dilapangan baik Polri dan masyarakat”ujar Dandim Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan
Dandim Buleleng tampak terlihat ikut bersihkan lumpur di SD 5 Banjar, sebelumnya Letkol Inf Achmad Setyawan ikut dalam pencarian dengan menelusuri bibir sungai Mendaung.
Sampai saat berita ini, dua korban Kadek Wahyu Gunawan (12) ,Luh Putu Wini(17) masih belum ditemukan, tim telah menelusuri yang dipimpin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman (WAN/002)