Banner Bawah

Merayakan Kartini, Perempuan di Nuanu Menginspirasi Generasi Baru untuk Bentuk Masa Depan

Admin 2 - atnews

2026-04-21
Bagikan :
Dokumentasi dari - Merayakan Kartini, Perempuan di Nuanu Menginspirasi Generasi Baru untuk Bentuk Masa Depan
Hari Kartini, Nuanu Creative City (ist/atnews)

Tabanan (Atnews) - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Nuanu Creative City menghadirkan “She Builds, She Leads, She Inspires”, sebuah narasi yang merayakan semangat Raden Ajeng Kartini melalui kisah nyata para perempuan yang hari ini turut membentuk salah satu ekosistem kreatif paling dinamis di Bali.

Jika Hari Perempuan Internasional di bulan Maret menjadi momentum global untuk kesetaraan gender, warisan Kartini memiliki resonansi yang khas di Indonesia—berakar pada pendidikan, keberanian, serta kebangkitan suara perempuan dalam menghadapi berbagai batasan. Di Nuanu, semangat ini tidak sekadar simbolis; ia dijalankan, dibangun, dan dipimpin setiap hari.
 
Dari ruang rapat hingga lapangan konstruksi, dari studio seni hingga program komunitas, perempuan di Nuanu tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan—mereka adalah pemimpin, pembangun, kreator, dan agen perubahan.

Di Hari Kartini ini, Nuanu menghadirkan pendekatan yang melampaui perayaan, dengan menyoroti perempuan dalam aksi, dampak, dan kepemimpinan mereka.

Suara Kartini Masa Kini: Perempuan di Nuanu
Di sini, para perempuan di Nuanu berbagi makna warisan Kartini melalui karya dan perubahan yang mereka hadirkan setiap hari.
 
Merefleksikan identitas dan representasi, Ida Ayu Astari Prada, Director of Brand & Communications, Nuanu Creative City, menyampaikan: “Kartini hidup dalam perempuan yang berani mendefinisikan narasinya sendiri.

Di Nuanu, kami melihat perempuan Bali tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga memimpin bagaimana budaya tersebut berkembang dan direpresentasikan. Bagi saya, Hari Kartini adalah tentang memiliki suara, identitas, dan peran kita dalam membentuk ekosistem kreatif.”

Kelsang Dolma, Director of Public Relations & Special Art Projects at Nuanu Creative City Kelsang Dolma, Director of Public Relations & Special Art Projects di Nuanu Creative City, menghadirkan perspektif yang dibentuk oleh pengalamannya lintas negara—berakar pada keberanian dan kemampuan untuk menciptakan ruang: “Hari Kartini mengingatkan kita bahwa perempuan tidak perlu menunggu untuk diundang masuk ke dalam ruang—kita juga bisa membangun ruang itu sendiri.

Perjalanan saya di Nuanu, dalam membantu mengembangkan platform seperti FOTO Bali Festival dan Art & Bali, memperlihatkan bagaimana menciptakan ruang dengan kesadaran dan memimpin dengan keyakinan. Sebagai seseorang yang datang dari luar Indonesia namun merasa sangat terhubung dengan semangat budayanya, saya melihat warisan Kartini dalam keberanian untuk melangkah, membentuk budaya, dan turut menentukan arah percakapan.”

Auditya Sari, Head of Nuanu Social Funds, mengaitkan warisan Kartini dengan dampak komunitas “Kartini mengajarkan kita bahwa perubahan dimulai dari kesadaran dan empati. Di Nuanu, memberdayakan perempuan berarti memberdayakan komunitas. Melalui program sosial, kami menciptakan dampak yang melampaui diri kami sendiri. Itulah makna warisan Kartini bagi saya hari ini.”
 
Dari perspektif di lapangan, Silvia Maharani, Chief of Security Nuanu Creative City, memberikan sudut pandang yang kuat “Kartini hari ini tidak hanya ada di kantor. Ia hadir di lapangan—mengelola tim, memastikan keamanan, dan menjaga agar semuanya berjalan dengan baik.

Bagi kami, Hari Kartini adalah tentang membuktikan bahwa kepemimpinan tidak memiliki satu bentuk—dan bahwa perempuan dapat berdiri kuat dalam setiap peran.”
 
Ekosistem Hidup yang Menghadirkan Dampak
Sebagai kota kreatif seluas 44 hektare di Bali, Nuanu menghadirkan semangat Raden Ajeng Kartini ke dalam konteks masa kini—di mana perempuan memimpin, membangun, dan menciptakan dampak setiap hari di persimpangan budaya, komunitas, dan inovasi.
 
Melalui suara-suara ini, Nuanu bertujuan untuk menginspirasi generasi baru perempuan lewat cerita yang nyata, relevan, dan penuh makna. Lebih dari sekadar perayaan, ini menjadi ajakan bagi perempuan muda untuk melangkah, mengambil ruang, dan berani membentuk masa depan mereka sendiri. (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Manfaatkan Tol Laut, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti