Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Pastikan Jemaah Haji Buleleng Tunaikan Ibadah dengan Sehat dan Selamat
Banner Bawah

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Pastikan Jemaah Haji Buleleng Tunaikan Ibadah dengan Sehat dan Selamat

Admin 2 - atnews

2026-05-09
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Pastikan Jemaah Haji Buleleng Tunaikan Ibadah dengan Sehat dan Selamat
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melepas keberangkatan Jemaah Haji (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmennya dalam memastikan jemaah haji asal Buleleng dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat selama berada di Tanah Suci.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penguatan pelayanan, pendampingan, hingga pemantauan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan. Hal itu disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Buleleng Tahun 1447 Hijriah di Masjid Agung Jami’ Singaraja, Buleleng, Bali, Jumat (8/5/2026).

Ditemui usai pelepasan, Bupati Buleleng Sutjidra menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan bagi jemaah haji. Menurutnya, jumlah jemaah asal Buleleng yang terus meningkat setiap tahun membuat kebutuhan petugas pendamping menjadi semakin penting, terutama untuk membantu jemaah lanjut usia maupun jemaah yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami memiliki komitmen menambah petugas haji daerah karena jumlah jemaah terus meningkat. Tahun lalu satu petugas mendampingi sekitar 80 jemaah dan itu sangat kewalahan,” jelas Bupati Sutjidra.

Sebanyak 108 jemaah bersama satu orang pemandu haji daerah diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sutjidra mengingatkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah yang harus disyukuri dan dijalani dengan penuh tanggung jawab.  

Ia menambahkan, pemerintah daerah sebenarnya telah menganggarkan penambahan petugas haji daerah. Namun, proses seleksi masih dilakukan secara ketat untuk memastikan petugas yang ditugaskan benar-benar memenuhi persyaratan dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah selama berada di Tanah Suci.

Selain memperkuat pendampingan, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menaruh perhatian terhadap kondisi kesehatan jemaah. Bupati Sutjidra menilai keberangkatan jemaah berusia 86 tahun menjadi gambaran meningkatnya kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Buleleng.

“Ada sekitar 16 jemaah yang memerlukan bantuan dan perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah haji. Untuk itu, pendampingan terus kami koordinasikan bersama petugas dan pihak terkait,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Sutjidra mengingatkan seluruh jemaah agar menjalankan ibadah dengan penuh rasa syukur serta menjaga sikap selama berada di Tanah Suci. Ia berharap para jemaah tidak hanya fokus menjalankan rangkaian ibadah, tetapi juga mampu menjadi representasi yang baik bagi daerah dan bangsa Indonesia.

“Kami berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, serta saling tolong-menolong selama berada di Tanah Suci,” imbuhnya. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pers dan Masyarakat Berperan Menangkal Politik Uang

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD