Kriya Cakra Beej – Cakra Anahad
Banner Bawah

Kriya Cakra Beej – Cakra Anahad

Admin 2 - atnews

2026-05-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kriya Cakra Beej – Cakra Anahad
Ashwini Guru Ji (ist/atnews)

Oleh Ashwini Guru Ji

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mantra beej dan asana untuk cakra pusar, yaitu Manipoorak. Kali ini, kita akan membahas asana untuk mengaktifkan dan memperkuat cakra Anahad serta berbagai organ yang terkait dengannya di dalam tubuh.

KRIYA CAKRA BEEJ
Mulailah dengan memberi penghormatan kepada energi Guru dan Dewa Ganesa. Setelah melakukan pemanasan dasar, asana tulang belakang, serta asana cakra beej untuk ketiga cakra bagian bawah, kita beralih ke asana untuk cakra Anahad. 

Anahad (Cakra Jantung): Cakra ini terletak di bagian tengah dada. Di tingkat fisik, cakra ini mengendalikan jantung, paru-paru, dan kelenjar timus. Di tingkat pranik, cakra ini merupakan pusat cinta manusia. Dari sinilah muncul perasaan cinta terhadap planet kita dan sesama makhluk hidup. Unsur dasarnya adalah udara. Mantra beej untuk cakra ini adalah YAM.

Arahkan kesadaran Anda pada napas di ujung lubang hidung. Perhatikan pola ritmis napas pada titik tersebut, dan dengan setiap tarikan napas berikutnya, buatlah napas semakin panjang dan dalam. Dengan tetap menjaga kesadaran pada cakra Anahad, mulailah melantunkan mantra YAM. Jaga mantranya agar tetap dalam dan perlahan. Lanjutkan lantunan tersebut saat kita beralih ke asana-asana untuk Anahad.

Natraj Asana: 


1. Berdirilah tegak. Tarik napas, lalu rentangkan lengan kiri lurus ke atas dengan sudut sekitar enam puluh derajat. Bungkukkan tubuh sedikit ke depan.

2. Angkat kaki kanan ke belakang, kemudian tarik telapak kaki ke atas dan pegang pergelangan kaki dengan tangan kanan. Angkat paha kanan setinggi mungkin, lalu hembuskan napas.

3. Tahan posisi ini selama mungkin sambil bernapas dengan teknik Ujjai. Ulangi gerakan pada kaki yang satunya. Asana ini secara perlahan meregangkan otot-otot tulang belakang serta menguatkan otot lengan, betis, dan paha. Pose ini juga membantu membangun ketenangan dan keanggunan.

Orang dengan cedera lutut, nyeri saraf skiatik, masalah punggung, dan wanita hamil sebaiknya menghindari asana ini. 

Ardhachandra Asana (Pose Setengah Bulan):

1. Berjongkoklah di lantai, tarik napas dalam-dalam, lalu rentangkan kaki kanan perlahan ke belakang hingga lutut dan jari-jari kaki kanan menyentuh lantai.

2. Kaki kiri tetap dalam posisi jongkok. Kemudian angkat kedua lengan ke atas kepala, hembuskan napas, dan lengkungkan tubuh perlahan ke belakang sehingga lengan, punggung, dan kaki membentuk seperti bulan sabit. Tahan di posisi ini selama masih terasa nyaman sambil bernapas dengan teknik Ujjai dan tetap melantunkan mantra Yam. Ulangi gerakan pada tubuh bagian kiri.

Asana ini menguatkan otot punggung, paha, dan perut serta meregangkan seluruh tulang belakang, sehingga meningkatkan kelenturan dan kekuatan pada tulang belakang dan kaki.

Orang dengan cedera tulang belakang, nyeri saraf skiatik, jantung lemah, serta wanita hamil sebaiknya menghindari asana ini.

Chakra Asana (Pose Roda):

1. Berbaringlah telentang dengan lutut ditekuk dan tumit menyentuh bokong. Jarak antara kaki dan lutut sekitar 30 cm. Letakkan telapak tangan di lantai di samping kepala dengan jari-jari mengarah ke bahu. Ini adalah posisi awal.

2. Perlahan angkat tubuh dan lengkungkan punggung, biarkan ubun-ubun kepala menopang berat tubuh bagian atas. Jika diperlukan, dekatkan posisi tangan ke arah tubuh untuk membantu menopang berat tubuh.

3. Luruskan lengan dan kaki semaksimal mungkin, lalu angkat kepala dan tubuh dari lantai. Usahakan lengkungkan punggung setinggi mungkin di posisi akhir. Luruskan lutut lebih jauh dengan menggerakkan tubuh ke arah kepala. Biarkan kepala menggantung di antara lengan yang lurus. Angkat tumit dan bertumpulah pada ujung kaki serta tangan selama beberapa detik, kemudian turunkan kembali tumit.

4. Tahan posisi akhir ini selama masih terasa nyaman. Turunkan tubuh secara perlahan hingga kepala menyentuh lantai, kemudian turunkan seluruh tubuh. Pertahankan pelafalan mantra Yam selama melakukan gerakan ini.

Orang dengan penyakit apapun, pergelangan tangan yang lemah, sedang hamil, atau ketika merasa lelah, sebaiknya menghindari asana ini.

Pada artikel berikutnya, kita akan membahas karakteristik asana-asana dan mantra-mantra untuk cakra Vishuddhi. Disarankan untuk mengunjungi pusat Dhyan Foundation terdekat guna mempelajari cara yang benar dalam mempraktikkan asana. Manfaat semua asana ini akan optimal jika dipraktikkan di bawah bimbingan Guru yang menyalurkan energi ke dalam setiap asana.

*) Ashwini Guru Ji dari Dhyan Ashram

Baca Artikel Menarik Lainnya : Waspada Cuaca Ekstrim

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD