Oleh - Oleh dari Negeri Tiongkok Bagian Tengah dan Barat
Banner Bawah

Oleh - Oleh dari Negeri Tiongkok Bagian Tengah dan Barat

Admin 2 - atnews

2026-05-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Oleh - Oleh dari Negeri Tiongkok Bagian Tengah dan Barat
I Nyoman Sender (ist/atnews)
Oleh I Nyoman Sender

Pada tanggal 1 s/d 9 Mei 2026 yang baru lalu, saya tertarik dan berkesempatan melihat perkembangan pembangunan ekonomi negeri Tirai Bambu (Tiongkok) khususnya di Provinsi Chengdu,  Chongqing dan Hunan.

Ketiganya terletak dibagian tengah barat negara terluas dibenua Asia Republik Rakyat Tiongkok atau China. 

Kenapa saya tertarik?
Selama empat tahun lebih dari tahun 1994 s/d 1998 saya sempat bertugas sebagai General Manager BNI 1946 Hong Kong Branch dan selama kurun waktu tersebut saya sempat melihat Beijing, Shanghai, Shandong ujung utara China, Xiamen, Guangsho dan Shenzhen tentunya,  semuanya itu belahan timur dari negeri China.

Dibenak saya saat itu bahwa belahan tengah dan barat China pastilah masih terbelakang, membayangkan negeri China kuno  jauh dari kemajuan Hong Kong yang memang sangat maju.

Namun perkiraan saya itu ternyata meleset seratus delapan puluh derajat. Begitu mendarat dilapangan udara Chengdu setelah menempuh penerbangan lebih dari delapan jam dari lapangan terbang Ngurah Rai lewat transit di Kuala Lumpur (Malaysia), dengan pesawat MAS, Malaysian Air Service, saya betul-betul dibuat tercenggang hampir tidak percaya.

Ternyata Chengdu itu kota yang sangat maju, jalan raya mulus, lebar dan bersih sekali.

Apartmen-apartemen menjulang tinggi dihamparan lahan yang sangat luas nan hijau.

Masuk hotel saya tambah gak percaya, begitu bersih, luas dan nyaman. Soal makanan tentu tidak perlu diragukan lagi, Chinese food yang beraneka ragam, semuanya enak dan enak sekali, gak ada yang tidak enak.

Tour dengan bus yang besar, nyaman dan bersih sekali. Oh ya saya ikut rombongan tour berjumlah 35 orang terdiri dari para lansia dibawah bendera EFATA Tour and Travel, Denpasar.

Setelah dua hari melihat obyek wisata di Chengdu, pindah ke Chongqing dengan bus melewati tidak kurang dari 32 terowongan atau tunnel menembus bukit-bukit karang dan jembatan dilembah antara bukit-bukit yang menghijau.

Daerah Chongqing kita menghabiskan dua hari lebih banyak wisata belanja yang menjadi impian para ibu-ibu.

Selanjutnya pindah ke provinsi Hunan yang merupakan tempat kelahiran Bapak Tiongkok, Mao Tse Tung.

Disini banyak obyek wisata indah terutama disekitar Ibu Kota Shang Jia Jie, rombongan diajak mendaki gunung melihat lobang yg terkenal dengan Pintu Sorganya, Window of the Heaven yakni lobang tinggi besar diantara dua bukit batu yang kokoh, sangat menakjubkan.

Satu hal yang membuat saya tercenggang adalah untuk naik ke pintu sorga itu bisa lewat tangga yang lebih dari seratus tangga dan bisa lewat escalator.

Luar biasa teknologi China itu, patut diacungi jempol dan kita Indonesia kalah jauh. Satu lagi kita diajak ke Jembatan Kaca sepanjang 500 meter yang membentang diatas jurang lebih dari 150 meter diantara dua bukit, betul-betul indah, sangat jauh dari jembatan kaca yang ada di Desa Blangsinga, Gianyar.

Juga di provinsi Hunan ini kita keliling danau diatas bukit dengan air terjun yang memukau plus melihat ikan zalamander yang hanya ada di daerah ini yakni ikan semacam lele besar yang berkaki empat dan siripnya kayak sayap.

Aneh sekali ikan tersebut, betul-betul ciptaan Tuhan yang sangat langka. Di provinsi Hunan ini menghabiskan waktu 2 hari.

Selanjutnya kembali lagi ke Chengdu naik bus selama empat jam melewati jalan mulus dan banyak terowongan, melihat rumah-rumah lama penduduk dan semalam lagi menginap di Chengdu.

Hari terakhir tour leader memberikan kesempatan para ibu-ibu untuk belanja Shopping barang branded terkenal seperti Louis Vuitton (LV), Channel, Dior dan sejenisnya.

Diseberang butik-butik mewah merk-merk branded tersebut juga bisa belanja barang-barang buatan China yang tidak kalah bagus kualitasnya dengan harga yang murah.

Pokoknya surga belanja bagi para shoppers.Turis dari segala negara tumpah ruah di Chengdu, kota dan provinsi yang memang didesign oleh Tiongkok menjadi daerah pariwisata.

Disini juga ada alley atau lorong khusus untuk barang-barang antik semacam di Sukawati dglenganharga yang cukup wajar.

Dari Chengdu dihari terakhir kami rombongan tour kembali pulang ke Denpasar, lagi transit di Kuala Lumpur.

Demikian sekelumit perjalanan wisata kenegeri China belahan tengah dan barat Perjalanan yang sangat berkesan. (*) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Penderita Lumpuh Terima Bantuan Pemprov Bali

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD