Menuju Indonesia Emas 2045, Bunda Arsaningsih akan Pandu 'TATA HATI Meditasi Khusus Ibu Hamil'
Banner Bawah

Menuju Indonesia Emas 2045, Bunda Arsaningsih akan Pandu 'TATA HATI Meditasi Khusus Ibu Hamil'

Admin - atnews

2026-05-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - Menuju Indonesia Emas 2045, Bunda Arsaningsih akan Pandu 'TATA HATI Meditasi Khusus Ibu Hamil'
Bunda Arsaningsih (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Yayasan Cahaya Cinta Kasih menggelar acara “TATA HATI – Meditasi Khusus Ibu Hamil” yang akan dipandu Bunda Arsaningsih di Harris Hotel & Conventions Denpasar, Bali, Sabtu (16/5).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta offline dan lebih dari 1.000 peserta online ini menghadirkan sesi talkshow dan meditasi khusus bagi ibu hamil.

Hal itu diperhatikan serius di tengah wacana menuju Indonesia Emas 2045.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental kini semakin meningkat, termasuk dalam masa kehamilan.

Jika selama ini perhatian lebih banyak tertuju pada pemenuhan nutrisi dan kesehatan fisik ibu hamil, kondisi emosional dan mental seorang ibu juga mulai dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kualitas kehamilan hingga perkembangan bayi dalam kandungan.

Di tengah aktivitas dan tekanan hidup yang semakin tinggi, tidak sedikit ibu hamil mengalami stres, kecemasan, ketakutan menghadapi persalinan, hingga kelelahan emosional yang sering kali tidak disadari.

Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kesehatan mental ibu selama masa kehamilan serta hubungan emosional antara ibu dan bayi sejak di dalam kandungan.

Di tengah meningkatnya tekanan emosional selama masa kehamilan, meditasi mulai dilirik sebagai metode yang bisa membantu ibu hamil menjaga ketenangan batin dan kualitas emosinya. Tidak hanya membantu merelease stres, meditasi juga dinilai dapat membantu mengurangi kecemasan menjelang persalinan, meningkatkan rasa percaya diri, serta menciptakan pengalaman kehamilan yang lebih sadar dan bermakna.

Pemahaman tersebut juga diperkuat oleh pengalaman panjang Bunda Arsaningsih dalam mendampingi ibu hamil melalui Senam dan Meditasi Yophytta Maternal™, metode yang memadukan yoga, pilates, tai chi, dan afirmasi positif untuk membantu ibu hamil menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan harmonis.

Melalui metode tersebut, Bunda Arsaningsih pernah meraih Rekor MURI sebagai penyelenggara Senam & Meditasi Yophytta Maternal dengan peserta terbanyak.

Metode itu juga didukung dengan penelitian medis dari Universitas Airlangga, Surabaya dalam membantu menurunkan kecemasan pada ibu hamil menjelang persalinan.

Pengalaman panjang mendampingi ibu hamil inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar lahirnya program “TATA HATI – Meditasi Khusus Ibu Hamil”, sebagai ruang untuk membantu para ibu menjalani pengalaman kehamilan yang lebih sadar, tenang, dan bermakna.
Dalam kegiatan tersebut, pendekatan spiritual dimaknai sebagai upaya menjaga kualitas mental dan hubungan antara ibu dengan bayi sejak dalam kandungan. Melalui meditasi, para ibu diajak lebih mengenali dirinya, mengelola rasa, serta menghadirkan ketenangan selama masa kehamilan.

“Banyak ibu menjaga makanan dan vitaminnya, tetapi lupa menjaga pikirannya. Padahal ketenangan ibu juga dirasakan oleh bayi,” ujar Bunda Arsaningsih
.
Selama sesi meditasi berlangsung, para peserta diajak untuk mengenali pendaman emosi dan trauma yang pernah dialami, dan membersihkannya dengan kekuatan Tuhan, serta membangun komunikasi batin dengan bayi dalam kandungan melalui afirmasi positif yang dipandu secara perlahan. Suasana acara berlangsung hening dan reflektif.

Beberapa peserta tampak larut dalam proses meditasi, sementara sebagian lainnya terlihat meneteskan air mata saat mengikuti sesi tersebut.

Bunda Arsaningsih meyakini bahwa kualitas generasi masa depan tidak hanya dibentuk dari kesehatan fisik, tetapi juga dari kondisi batin seorang ibu selama masa kehamilan.

“Dari ibu yang bahagia, akan terlahir jiwa-jiwa yang bercahaya,” ungkapnya.

Bukan sekedar Meditasi – Ada Sains yang membuktikannya sebab Pendekatan holistik yang ditawarkan program Tata Hati bukan tanpa dasar ilmiah.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Budi Santoso, dr., SpOG (K) terhadap program Senam dan Meditasi Yophytta Maternal karya Bunda Arsaningsih yang pernah digelar di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendang Sari, Surabaya menghasilkan temuan yang signifikan.

Setelah mengikuti Senam Yophytta secara teratur selama satu bulan, 75% responden mencapai tingkat kecemasan yang normal dan 91,67% responden memiliki kadar kortisol yang normal.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa metode Yophytta terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan ibu menjelang persalinan.

Tingginya kadar kortisol atau hormon stres pada ibu hamil telah lama dikaitkan dengan berbagai risiko pada janin, mulai dari gangguan perkembangan saraf hingga rendahnya daya tahan tubuh anak setelah lahir. (Z/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : 23 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD