Denpasar (Atnews) - Langkah mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 kini mulai diarahkan pada penguatan mental dan spiritual anak sejak dalam kandungan. Melalui program "Tata Hati", Yayasan Cahaya Cinta Kasih berkolaborasi dengan IBI Provinsi Bali untuk memadukan pendekatan sains medis dan pemulihan batin guna menjaga keselarasan raga serta jiwa ibu hamil. Gerakan kolektif yang berhasil menjaring 1.305 peserta terdaftar secara hybrid ini mendapatkan dukungan penuh dari otoritas kesehatan.
Ketua YCCK, Adek Dharana, menegaskan bahwa ibu hamil tidak hanya mengandung raga, tetapi juga menenun energi dan emosi, di mana karakter anak yang lahir adalah cermin dari kedalaman rasa ibunya. Pendekatan prenatal ini diapresiasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes, yang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan luar biasa ini karena kontribusinya dalam membantu mencegah kematian dini pada ibu hamil.
Sinergi lintas sektor yang diperkuat oleh kehadiran bidan dan ribuan ibu hamil di 303 titik virtual berkelompok ini menandai babak baru bagi pola pengasuhan prenatal yang lebih komprehensif di Indonesia. (Z/002)