14 Finalis akan Ikuti Grand Final Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali 2026, Wadah Bentuk Karakter Sejak Dini
Banner Bawah

14 Finalis akan Ikuti Grand Final Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali 2026, Wadah Bentuk Karakter Sejak Dini

Admin - atnews

2026-05-27
Bagikan :
Dokumentasi dari - 14 Finalis akan Ikuti Grand Final Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali 2026, Wadah Bentuk Karakter Sejak Dini
Press conference Grand Final Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali 2026 (Artaya/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Grand Final Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali 2026 di bawah naungan Didi Foundation akan digelar pada 31 Mei 2026 di HARRIS Hotel & Residence Sunset Road - Bali.

Sebanyak 14 finalis yang terdiri dari 8 Putri Remaja dan 6 Putri Anak akan bersaing pada Grand Final Putri Remaja Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali dalam suasana penuh antusias sekaligus haru terlihat dalam sesi press conference yang digelar di Denpasar, Rabu (27/5).

Mereka juga mempertemukan para finalis, penyelenggara, serta orang tua pendamping di Bali. 

Ajang yang telah memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan ini tidak hanya diposisikan sebagai kompetisi penampilan di atas panggung, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, mental, kepercayaan diri, hingga kepedulian sosial generasi muda Indonesia, termasuk Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Regional Director Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali, Cokorda Istri Indah Apsari atau akrab disapa Cok In, menegaskan ajang ini bukan sekadar kompetisi penampilan, melainkan ruang pembinaan karakter generasi muda Bali agar mampu tumbuh percaya diri, berani bersuara, dan menerima diri sendiri tanpa rasa insecure.

Ia mengaku melihat langsung proses perkembangan para finalis yang sebagian besar sebelumnya belum mengenal dunia modeling maupun public speaking. Namun dengan latihan yang konsisten, para peserta menunjukkan progres signifikan.

“Saya benar-benar melihat perjuangan mereka dari tidak tahu apa-apa terhadap dunia modeling. Tapi mereka mau berusaha, berlatih, mencoba terus. Itu luar biasa, saya salut sekali sama anak-anak,” ujar Cok In.

Ia juga mengungkapkan rasa haru sekaligus tegang menjelang grand final, karena sebagian besar finalis masih akan tampil di panggung besar untuk pertama kalinya. “Deg-degan pasti ada. Ini masih di sini saja sudah terlihat cukup lancar, apalagi nanti di panggung besar tanggal 31. Kita tunggu bagaimana mereka tampil,” katanya.

Cok In menjelaskan Putri Anak Indonesia dan Putri Remaja Indonesia merupakan ajang pembinaan berjenjang yang menjadi ruang awal pembentukan karakter. Anak-anak dilatih untuk mampu mempresentasikan diri, melatih public speaking, meningkatkan kepercayaan diri, hingga belajar menerima diri apa adanya.

“Putri Anak ini cikal bakal dari dini. Mereka dilatih menjadi individu yang matang ketika beranjak dewasa. Mereka belajar public speaking, kepercayaan diri, dan yang paling penting menerima diri tanpa harus insecure,” jelasnya.

Ia juga menekankan tidak ada batasan latar belakang dalam ajang ini, termasuk bagi anak-anak yang berasal dari keluarga broken home. Menurutnya, pengalaman pribadi justru menjadi bagian dari motivasi untuk membuktikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. “Tidak boleh ada stigma negatif. Anak-anak dalam kondisi terpuruk pun bisa bangkit dan membuktikan dirinya mampu, selama ada dukungan dan cinta dari keluarga,” tegasnya.

Tahun ini, ajang tersebut mengangkat tema ‘Berakar Budaya, Mengukir Prestasi’ sebagai bentuk ajakan kepada generasi muda agar tidak meninggalkan nilai-nilai budaya Bali di tengah derasnya arus digitalisasi dan media sosial.

Menurut Cok In, budaya tidak hanya dimaknai sebagai seni atau tradisi, tetapi juga mencakup etika, tata krama, dan cara berpikir. “Kami ingin anak-anak Bali tidak tergerus arus zaman. Budaya itu tentang etika, cara berpikir, dan tata krama. Mereka harus tetap berprestasi sekaligus menjaga identitas budaya,” terangnya.

Sementara itu, penyelenggara kegiatan dari BAE Enterprise, Ida Bagus Erik Gunawan, menyebutkan tahun 2026 menjadi pelaksanaan tahun keenam ajang Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia Bali yang dipegangnya. 

Ia menilai tahun ini menjadi salah satu tahun dengan tantangan terbesar karena merupakan pertama kalinya lisensi berada di bawah kepemimpinan regional director yang baru. “Persiapan cukup berat, tapi bukan hambatan. Kami justru menghadirkan banyak hal baru di tahun ini,” kata Erik.

Ia menjelaskan, setelah press conference, tepatnya 28 Mei 2026, para finalis akan menjalani masa karantina dengan berbagai program pembinaan seperti kelas public speaking, kelas pengembangan diri, hingga opening dance yang menjadi bagian dari penilaian.

Selain itu, pada 29 Mei 2026, para finalis juga akan mendapatkan pembekalan khusus terkait lingkungan bekerja sama Dinas Lingkungan Hidup. Hal ini dilakukan karena isu lingkungan di Bali dinilai semakin mendesak dan perlu menjadi perhatian generasi muda.

“Kami men-challenge finalis untuk mengaitkan advokasi mereka dengan kondisi lingkungan Bali. Dan kami melihat mereka sangat aware serta mampu menyuarakannya secara positif,” tuturnya.

Erik menambahkan, penilaian finalis tidak hanya berfokus pada penampilan panggung, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi, mental, pengetahuan, serta konsistensi dalam menyuarakan advokasi. “Bukan hanya soal tampil di panggung, tetapi bagaimana mereka menjadi diri sendiri dan mampu bersuara positif bagi lingkungan dan generasi muda,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Putri Anak Indonesia Bali 2025, I.A. Sashi Kirana, dan Putri Remaja Indonesia Bali 2025, Abigail Navela Winata, turut hadir sebagai reigning queen dan memberikan pandangan mereka terhadap para finalis tahun ini.

Sashi mengaku terkesan melihat semangat para finalis meski waktu persiapan relatif singkat. Ia menilai keberanian mereka untuk tampil dan berbicara di depan publik merupakan langkah awal yang penting. “Believe in yourself itu yang paling penting. Step pertama untuk sukses adalah percaya pada diri sendiri,” ujarnya putri dari Cok In ini.

Sementara Abigail menilai pengalaman selama masa jabatan sebagai Putri Remaja Indonesia Bali 2025 sangat berkesan, terlebih karena ia dapat melihat langsung perkembangan generasi penerusnya. “Senang banget lihat mereka antusias. Jujur mereka keren, bahkan beberapa lebih keren dari aku. Dalam waktu singkat mereka sudah bisa menyampaikan advokasi dengan baik,” ungkapnya.

Sebanyak 14 finalis yang terdiri dari 8 Putri Remaja dan 6 Putri Anak akan bersaing di grand final. Untuk kategori Putri Remaja, finalis yang terlibat di antaranya Ni Putu Griselda Yovela Maheshvari, A.A. Sagung Gita Nareswari, Komang Molek Caprina Putri, Putu Anindhita Indivara Disty Dananjaya, Tiara Maharani, Ni Made Yupiandini Putri, Ni Putu Yariska Anindita Rianti, dan Veranice Vicada T.

Sementara pada kategori Putri Anak terdapat Komang Dinda Cantica Dewi, Dw. A.A. Istri Mirah Widia Pradnyasuari, Ni Putu Ayu Denaya Kayla Arma, Ni Komang Trias Wiswani Amrta Subhagani, Gusti Ayu Whidya Agung Candradevi, dan Renata Aishani Vrinda Indrawain.

Ajang ini berada di bawah naungan Didi Foundation dan tidak hanya sekedar kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter, mental, kepercayaan diri, serta kepedulian sosial generasi muda Bali. Seluruh pemenang nantinya akan mewakili Bali ke tingkat nasional di berbagai kategori seperti Putri Anak Indonesia, Putri Remaja Indonesia, hingga Putri Batik Cilik Indonesia dan Indonesia’s Girl. (Z/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Apresiasi Peran Penyuluh Agama

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Karhutla, BNPB Minta Masyarakat Tetap Siaga

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Karhutla, BNPB Minta Masyarakat Tetap Siaga

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026