Gianyar (Atnews) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bersama Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Warmadewa sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tingkat internasional bertajuk “Navigating Global Uncertainty: Building Tourism Resilience Through Local Institutional Capacity in Batuan Village” pada Selasa, 26 Mei 2026, bertempat di Puspa Aman, Desa Batuan, Gianyar, Bali.
Kegiatan itu diselenggarakan sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan global yang berdampak langsung pada sektor pariwisata Bali, termasuk Desa Batuan yang dikenal sebagai desa wisata seni dan budaya. Kolaborasi dua program studi ini mencerminkan pendekatan multidisiplin dalam memberdayakan masyarakat desa untuk menghadapi dinamika ketidakpastian dunia.
Hadirkan Pakar Internasional dan Akademisi Warmadewa
Keistimewaan kegiatan PKM tingkat internasional ini adalah kehadiran langsung Robert Mikac, Ph.D dari University of Zagreb, Kroasia, sebagai narasumber utama, didampingi dua akademisi Universitas Warmadewa.
Robert Mikac, Ph.D (University of Zagreb, Kroasia) membawakan materi bertajuk “Global Uncertainty and Its Shadow on Tourism Destinations: Lessons from the World.” Beliau mengupas bagaimana konflik geopolitik dan krisis ekonomi global menciptakan gelombang ketidakpastian yang mengancam stabilitas destinasi wisata dunia, termasuk Bali.
I Putu Hadi Pradnyana, S.IP., M.Si. (FISIP Universitas Warmadewa) menyampaikan materi “Membaca Dampak Ketidakpastian Global terhadap Pariwisata Lokal Bali.” Paparan ini menjelaskan transformasi tekanan global menjadi tantangan nyata di tingkat lokal serta posisi Bali dalam menavigasinya.
Dr. Drs. I Made Mardika, M.Si. (MAP Universitas Warmadewa) – memaparkan “Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa dalam Menghadapi Ketidakpastian Pariwisata Bali.” Materi ini menawarkan kerangka strategis berbasis kearifan lokal dan kebijakan publik untuk membangun ketangguhan desa wisata.
Antusiasme Peserta dalam Sesi Tanya Jawab.
Sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator Ni Wayan Ditha Sasmitha, S.Ikom., M.Ikom berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para peserta, yang terdiri dari masyarakat Desa Batuan, perangkat desa, dan civitas akademika, aktif menggali lebih dalam strategi konkret penguatan pariwisata lokal. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga selesai dan diakhiri dengan sesi ramah tamah serta makan siang bersama.
Penyerahan Cendera Mata dan Sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas menyerahkan plakat kepada Desa Batuan, serta sertifikat kepada ketiga narasumber dan moderator.
Momen ini diabadikan dalam sesi foto bersama seluruh narasumber, tamu undangan, dan peserta.
“Kegiatan PKM internasional ini merupakan wujud nyata komitmen FISIP dan MAP Universitas Warmadewa dalam mendekatkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Kami berharap wawasan yang dibagikan hari ini dapat menjadi bekal bagi Desa Batuan untuk terus berkembang dan bertahan di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” Ketua Panitia PKM.
Melalui kolaborasi FISIP dan MAP, kegiatan PKM tingkat internasional ini menegaskan peran Universitas Warmadewa sebagai mitra strategis masyarakat desa wisata di Bali dalam menghadapi tantangan pariwisata global. (Z/001)