Denpasar (Atnews) - Divisi Community Development (Comdev) Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Udayana sukses menyelenggarakan aksi lingkungan bertajuk "Bank Sampah Sekolah Dasar". Kegiatan yang mengedepankan nilai edukasi dan keberlanjutan ini berlangsung di SD Negeri 23 Dangin Puri selama 4 bulan, mulai dari tanggal 6 Februari 2026 hingga 29 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen penerima beasiswa KSE Universitas Udayana dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui praktik langsung pembuatan ecobrick. Sebanyak 64 murid terlibat aktif dalam proses pemilahan dan pemadatan sampah plastik non-organik.
Melalui kolaborasi kreatif ini, sebanyak 13 kilogram sampah plastik berhasil diselamatkan dari pembuangan dan diolah menjadi bahan baku ecobrick yang nantinya akan dirakit kembali menjadi furnitur sekolah yang bermanfaat, yakni berupa meja sekolah yang kokoh dan ramah lingkungan.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Ni Kadek Fiona Fortuna, menyampaikan bahwa inisiatif ini dirancang untuk memperkenalkan konsep ekonomi sirkular kepada siswa. Menurutnya, pemanfaatan sampah plastik bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan upaya mengubah pola pikir generasi muda agar lebih bijak dalam mengelola sampah di lingkungan sekitar.
"Kami percaya bahwa setiap sampah plastik yang berhasil kita kelola menjadi ecobrick adalah langkah nyata menuju masa depan yang lebih hijau. Melalui sinergi antara mahasiswa KSE dan para siswa di SD Negeri 23 Dangin Puri kami berharap dapat memberikan edukasi yang membekas mengenai pentingnya tanggung jawab terhadap lingkungan.
Sebanyak 13 kg sampah yang telah terkumpul adalah bukti bahwa aksi kolektif mampu memberikan dampak positif bagi sarana pendidikan," ujar Fiona Fortuna selaku Ketua Pelaksana Kegiatan.
Kadek Ayu Feby Purnama Dewi selaku Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan juga menuturkan "Melalui kegiatan Bank Sampah, kita belajar mengelola sampah plastik dengan cara membuat ecobrick.
Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi padat dengan sampah plastik bersih dan kering sehingga dapat dimanfaatkan menjadi berbagai benda yang berguna. Ini merupakan realisasi langkah nyata kami untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menjaga bumi tetap bersih.”
Kegiatan ini ditutup dengan apresiasi kepada seluruh pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengabdi. Ke depannya, Divisi Community Development KSE Universitas Udayana berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan program-program pengabdian masyarakat yang inovatif dan solutif, guna mendukung terciptanya ekosistem lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. (Z/002)