Bupati Adi Arnawa Puji Kemandirian Desa Adat Ungasan Gelar Atma Wedana Massal
Banner Bawah

Bupati Adi Arnawa Puji Kemandirian Desa Adat Ungasan Gelar Atma Wedana Massal

Admin 2 - atnews

2026-05-31
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bupati Adi Arnawa Puji Kemandirian Desa Adat Ungasan Gelar Atma Wedana Massal
Bupati Badung Wayan Adi Armawa (ist/atnews)
Badung (Atnews) - Puncak Karya Atma Wedana serangkaian upacara massal Sawa Wedana Utama, Metatah, Nilapati Agung, lan Ngingkup Agung Desa Adat Ungasan digelar bertepatan dengan Purnama Sasih Sada, Redite Pon Julungwangi, 31 Mei 2026. Upacara yang digelar di Wantilan Nusa Bangsal, Banjar Kelod, Desa Adat Ungasan ini dihadiri langsung Bupati Badung Wayan Adi Armawa. 

Hadir Pula dalam kesempatan tersebut, DPD RI Komite III Dapil Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Senator DPD RI Arya Weda Karna, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya dikenal Dewa Jack, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya, Anggota DPRD Dapil Kuta selatan, beserta undangan lainnya.

Puncak Upacara Atma Wedana (Maligia Punggel) ini dipuput tujuh sulinggih, yakni Ida Ratu Rsi Agung Nabe Wayahan Suta Dharma Jaya Giri, Ida Peranda Budha, Ida Peranda Kusamba, Ida Pandita Mpu Miyasa Dharma Eka Sari, Ida Bhagawan Magada Prabu Dwijananda, Ida Pedanda Gede Putra Sebali Arimbawa, dan Ida Pandita Mpu Siwa Natha Dharma.

​Dalam sambutannya, Jero Bendesa Adat Ungasan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Bali, I Wayan Disel Astawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran serta dukungan Bupati Badung beserta seluruh undangan.

​"Titiang ngaturang suksma antuk sapangrauh Palungguh Bupati Badung taler uleman Sami. Kahanan puniki pinaka kehormatan agung lan doa restu sane nguatang semangat krama Desa Adat Ungasan ngemargiang swadharma Pemargi Atma Wedana, Sawa Wedana, Nila Pati ring Desa Adat Ungasan," ungkap Disel Astawa.

​Disel Astawa memaparkan bahwa upacara suci Pitra Yadnya ini sudah dipersiapkan sejak Februari 2026 dan akan berlangsung hingga Budha Umanis Julungwangi, Rabu (3/6) mendatang. Rangkaian upacara sendiri sejatinya telah dimulai sejak 19 Mei 2026, dengan puncak Sawa Wedana yang telah dilaksanakan pada Senin (25/5) lalu. 

​Secara keseluruhan, upacara massal ini diikuti oleh 256 warga Desa Adat Ungasan, dengan rincian: Ngaben (56 sawa), Nyekah Puspa (135 puspa), dan Metatah (65 diri). Untuk menyelenggarakan karya sebesar ini, anggaran biaya total yang dihabiskan mencapai kurang lebih Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).

​Menariknya, dana besar tersebut bersumber secara mandiri dari Anggaran Desa Adat Ungasan, BUPDA, serta hasil Pengelolaan Daya Tarik Wisata (DTW) Pantai Melasti. Selain itu, dana juga bersumber dari atur punia pratisentana yang mengikuti upacara sebagai cihna bakti membayar rna kepada leluhur, serta punia dari para pengusaha yang berada di wilayah Desa Adat Ungasan. Melalui subsidi silang dari pendapatan desa ini, krama yang ikut serta hanya dikenakan biaya punia yang sangat ringan, yakni Rp1.500.000 untuk ngaben dan Rp2.000.000 untuk memukur.

​"Titiang pinaka Kelian Adat, ngaturang rasa angayubagia tur suksma ning manah mantuka ring kulawarga sang amusti dadi. Kulawarga sampun prasida ngamargiang swadharma pinih utama pinaka bukti rasa bakti iraga dados oka utawi sentana ring kawitan miwah leluhur. Titiang taler ngaturang suksma majeng ring sami krama banjar adat sane sampun urati.

Krama sampun ngawantu saking ngaryanang sarana, ngantos parikrama puniki prasida mamargi antar. Puniki nyihnayang braya iraga iriki prasida miara rasa sagilik-saguluk, salunglung sabayantaka," ujarnya menekankan pentingnya semangat gotong royong.

​Sementara itu, Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya kepada bendesa adat serta seluruh tokoh masyarakat di Desa Adat Ungasan yang telah mampu melaksanakan yadnya utama ini sebagai bukti bakti nyata kepada leluhur.

​"Ini sebagai salah satu kewajiban umat, menyucikan para leluhur agar menyatu dengan Ida Sang Hyang Widhi wasa," kata Bupati Adi Arnawa.

​Lebih lanjut, Bupati juga memberikan apresiasi khusus lantaran karya suci—yang di dalamnya juga digelar upacara nyurud ayu matatah massal—ini mampu didanai secara mandiri oleh desa adat melalui optimalisasi pengelolaan destinasi wisata lokal.

​"Apalagi upacara yang dilaksanakan dananya berasal dari desa adat. Selain dana yang dikeluarkan krama hanya sedikit. Ini menjadi bukti bahwa desa adat Sangat perhatian kepada krama. Saya selalu Bupati Badung sangat mengucapkan terima kasih," puji Bupati Adi Arnawa.

​Sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap kelestarian adat dan budaya, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana punia pribadi sebesar Rp50 juta yang diterima langsung oleh Jero Bendesa Adat Ungasan, I Wayan Disel Astawa. Karya suci yang berjalan megah dan penuh persaudaraan ini terwujud berkat keterlibatan aktif seluruh krama banjar adat di wilayah Desa Adat Ungasan.

Seluruh krama yang bersatu padu tersebut berasal dari Banjar Kauh, Banjar Kertha Lestari, Banjar Santhi Karya, Banjar Werdi Kosala, Banjar Wana Giri, Banjar Sari Karya, Banjar Kangin, Banjar Angga Sari, Banjar Giri Darma, Banjar Bakung Sari, Banjar Langui, hingga Banjar Cengiling.

Upacara meajar-ajaran nilapati. Upacara Meajar-ajar dilaksanakan pada Selasa, 2 Juni 2026 dengan mendak nuntun ke Pura Goa Lawah, Dalem Puri dan Padma Tiga Besakih. Pada Rabu, 3 Juni 2026 dilanjutkan dengan upacara Nilapati Agung sapisanan metampiang ring Paibon/Panti/Dadia soang-soang pemilet sane nyarengin.(SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pangdam :  Fakultas Kedokteran Unud agar Kedepankan Misi Sosial

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Karhutla, BNPB Minta Masyarakat Tetap Siaga

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Karhutla, BNPB Minta Masyarakat Tetap Siaga

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026