ORI Minta Penutupan TPA Suwung Tak Digeser ke Politik 
Banner Bawah

ORI Minta Penutupan TPA Suwung Tak Digeser ke Politik 

Artaya - atnews

2019-12-10
Bagikan :
Dokumentasi dari - ORI Minta Penutupan TPA Suwung Tak Digeser ke Politik 
Slider 1
Denpasar, 10/12 (Atnews) - Ombusman Republik Indonesia (ORI) Bali meminta polemik penutupan TPA Suwung tidak dibawa ke ranah politik.
Namun melihat persoalan ini karena TPA Suwung sudah "overload" dan berdampak buruk bagi lingkungan di sana. 
Disamping dapat merusak citra pariwisata Bali karena letaknya strategis dengan pintu gerbang Bali baik pelabuhan Benoa maupun bandara I Gusti Ngurah Rai. 
"Untuk itu,  kami meminta pemerintah Kabupaten Badung bersikap bijaksana dalam persoalan ini sehingga tidak digeser ke ranah politik," kata Kepala ORI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab di Denpasar, Selasa (10/12).
Oleh karena, dengan adanya pendataan aset Pemerintah Badung di Kota Denpasar merupakan cara lain untuk menekan pihak tertentu untuk kemudian bersedia menerima buangan sampah dari wilayah Badung. 
Untuk itu,  pihaknya berharap, Pemkab Badung segera mencari tempat baru untuk menampung sampah di wilayahnya sambil menunggu pembenahan yang akan dilakukan di TPA Suwung agar tidak semakin memburuk. (ART)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Koster Ingin Penyelenggaraan Pemerintahan Berlangsung Tertib

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas