Sambut Hari Raya Galungan, Ketua DPD II Golkar Buleleng, Bagikan Daging Babi Kepada Warga
Banner Bawah

Sambut Hari Raya Galungan, Ketua DPD II Golkar Buleleng, Bagikan Daging Babi Kepada Warga

Admin 2 - atnews

2026-06-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sambut Hari Raya Galungan, Ketua DPD II Golkar Buleleng, Bagikan Daging Babi Kepada Warga
Ketua DPD II Partai Golkar Buleleng Ida Gede Komang Kresna Budi (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Setiap menyambut Hari Raya Galungan, datang 6 bulan sekali, yang merupakan hari suci bagi umat Hindu, Ketua DPD II Partai Golkar Buleleng Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi membagikan daging babi kepada warga masyarakat yang memerlukan dan kaum lanjut usia(lansia).

Kegiatan sosial ini adalah untuk melestarikan ikatan menyame braya, dan juga membudayakan tradisi ‘Mepatung’ yakni membeli secara bersama, sebagai wujud nyata kehidupan gotong royong masyarakat di Bali, khususnya Buleleng.

Ditemui Wartawan, Senen(15/6) malam dikediaman di Kelurahan Liligundi, Singaraja, disela sela membagikan daging babi, Kresna Budi yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini mengatakan, berbagi daging babi sesama warga secara gratis jelang Galungan dan Kuningan sudah menjadi tradisi.

"Untuk melestarikan tradisi 'mepatung' kita juga memberikan subsidi masing-masing Rp1 Juta sebagai bentuk swadharma (kewajiban) kepada sesama," tandas Kresna Budi. Kegiatan sosial itu, dilaksanakan di sejumkah Kelurahan dan Desa- Desa.

Kresna Budi menuturkan, membagikan daging babi yang dibeli dari semangat ‘mepatung’ ini, bukan sekedar membeli daging untuk hari raya, tetapi bagaimana warga bisa tersenyum mendapat daging dengan harga lebih murah dan peternak babi bersyukur ternaknya pasti terjual.

“Hilirisasi dari ekosistem peternakan yang bergulir dan membuat masyarakat tersenyum gembira menyambut hari raya ini merupakan kebahagian bagi kami, Golkar Buleleng yang terus mendorong kemandirian masyarakat melalui tradisi mepatung yang diharapkan mampu meringankan beban masyarakat,” tandasnya.

"Satu ekor babi seberat 100 kilogram, dengan estimasi harga Rp4 sampai Rp4,5 Juta, kita berikan subsidi Rp1 juta per ekornya. Catatan kami, kita memberikan subsidi pembelian 30 ekor babi pada Hari Raya Galungan ini,” katanya"

"Kegiatan berbagi sesama ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi Golkar Buleleng untuk menetapkan Bersama Golkar Berbagi Daging Babi sebagai program rutin Hari Suci Galungan dan Kuningan, tandasnya.

Menurut Kresna Budi yang memiliki puluhan kelompok ternak babi binaannya, peyernakan babi memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Salah satu indikatornya terlihat dari permintaan pasar luar Bali yang terus meningkat setiap tahun. Bahkan permintaan dari Kalimantan Barat saja mencapai 5.000 ekor babi setiap bulan dengan nilai transaksi yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.

“Belum mampu kita penuhi karena tidak banyak peternakan besar yang ada di Buleleng," ungkapnya.
Tingginya kebutuhan tersebut tidak terlepas dari besarnya populasi masyarakat nonmuslim di sejumlah wilayah Indonesia yang menjadikan babi sebagai bagian dari kebutuhan maupun tradisi budaya.

Kresna Budi mencontohkan Kalimantan Barat yang memiliki komunitas Dayak dalam jumlah besar. Di wilayah tersebut, babi menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.

“Penduduk Bali sekitar 4 juta jiwa. Di Jawa, masyarakat nonmuslim jumlahnya mencapai belasan juta. Belum lagi Kalimantan Barat yang adat dan budayanya juga membutuhkan babi dalam berbagai kegiatan,” ungkapnya.

Di sisi lain, kebutuhan babi di Bali juga terus berlangsung sepanjang tahun. Tidak hanya saat Hari Raya Galungan dan Kuningan, tetapi juga untuk berbagai upacara adat, pernikahan, tiga sasih anak, kegiatan keagamaan lainnya hingga kebutuhan industri kuliner babi guling.

Melihat besarnya peluang pasar tersebut, Kresna Budi menilai peternakan babi dapat menjadi salah satu sektor yang mampu menggerakkan ekonomi pedesaan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Buleleng.

Meski demikian, berbagai kendala masih menjadi tantangan bagi peternak lokal. Mulai dari keterbatasan kandang yang memadai, minimnya modal usaha, tingginya biaya pakan hingga belum optimalnya sistem pemasaran.

“Kalau hanya diberikan bibit, banyak yang tidak mampu membeli pakan. Karena bantuan itu yang diberikan harus mencakup bibit dan pakan sekaligus,” jelasnya.

Selain persoalan permodalan, ancaman penyakit ternak serta keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan peternakan modern juga masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan peternakan babi, Golkar Buleleng bersama kelompok peternak terus melakukan pelatihan di sejumlah wilayah.

Kepada wartawan, Kresna Budi, menjelaskan, beberapa desa yang saat ini menjadi lokasi pengembangan peternakan babi antara lain Ambengan, Sambangan, Padangbulia, Kubutambahan, Bungkulan, Bengkala, Banyuasri, Tukadmungga hingga Sembiran.

Kelompok bantuan ternak yang menjadi binaan mendapatkan dukungan berupa bibit dan pakan dengan nilai mencapai Rp100 juta per kelompok.

Menurut Kresna Budi, pola pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar bantuan yang diberikan benar-benar mampu meningkatkan populasi ternak dan kesejahteraan peternak.

“Kita tidak ingin setelah diberikan bantuan lalu dilepas begitu saja. Tetap dilakukan pelatihan dan pemantauan agar usaha mereka berkembang,” katanya.

Pendampingan tersebut tidak hanya dilakukan melalui kunjungan lapangan, tetapi juga memanfaatkan grup komunikasi digital untuk memantau perkembangan peternakan secara berkala.

Kresna Budi berharap semakin banyak masyarakat Buleleng yang tertarik mengembangkan usaha peternakan babi secara profesional. Selain memiliki pasar yang jelas, sektor ini dinilai mampu menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi masyarakat desa. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pariwisata Bali Dilandasi Konsep “Padma Bhuwana"

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia