Muscab DPC PERADI SAI Denpasar, Profesi Advokat Hasilkan Regenerasi Pemimpin Baru
Banner Bawah

Muscab DPC PERADI SAI Denpasar, Profesi Advokat Hasilkan Regenerasi Pemimpin Baru

Admin - atnews

2026-07-03
Bagikan :
Dokumentasi dari - Muscab DPC PERADI SAI Denpasar, Profesi Advokat Hasilkan Regenerasi Pemimpin Baru
Jahmada Girsang (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) Denpasar menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) II menindaklanjuti berakhirnya masa bakti kepengurusan DPC PERADI SAI Denpasar periode 2022-2026 di Quest San Hotel Denpasar, Jalan Mahendradatta Nomor 93 Denpasar, Jumat, 3 Juli 2026.

Turut hadir, Ketua Komite Organisasi & Anggota Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI), Jahmada Girsang, SH.,MH.,CLA., Med., dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (DPC Peradi SAI) Denpasar periode 2022-2026 I Wayan Purwita, S.H., M.H., CLA., serta sejumlah anggota DPC PERADI SAI Denpasar.

Pada kesempatan tersebut, 
Ketua Komite Organisasi & Anggota Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI), Jahmada Girsang, SH.,MH.,CLA., Med., membuka secara resmi Muscab II DPC PERADI SAI Denpasar. 

 Jahmada Girsang menyatakan Muscab adalah titik awal dari pemilihan secara demokratis untuk memimpin DPC PERADI SAI Denpasar untuk 4 tahun kedepan.

"Muscab itu sebagai momentum siapa yang akan cocok, siapa yang bersemangat dan siapa yang mengerti tentang tujuan organisasi, khususnya PERADI Suara Advokat Indonesia atau SAI. Itu makna dari setiap Muscab," kata Jahmada Girsang.

Oleh karena itu, Jahmada Girsang berupaya datang setiap acara DPC yang ada di Indonesia, termasuk Muscab DPC PERADI SAI Denpasar, jika tidak bersamaan jadwalnya dengan daerah lainnya. 

"Kebetulan hari ini, seluruh DPC PERADI SAI di Indonesia hanya Bali yang mengadakan Muscab. Jadi, saya siapkan waktu saya secara terhormat buat rekan-rekan bersemangat yang hadir sangat banyak sekali di Bali hari ini," kata Jahmada Girsang.

Apalagi, Muscab DPC PERADI SAI Denpasar menjadi tunggal dan satu-satunya pelaksanaan Muscab yang hanya ada di Bali, karena ada pengunduran jadwal Muscab di DPC Jakarta Pusat.

"Itu karena Bali spesial, konsentrasi moral semua anggota kita di seluruh Indonesia, semua mengarah ke Bali. Memang DPC PERADI SAI Denpasar di Bali memang DPC yang perlu diperhatikan," jelasnya.

Mengenai kriteria Ketua DPC, Jahmada Girsang menjelaskan Ketua DPC PERADI SAI harus memiliki pengalaman tersendiri di organisasi PERADI SAI. Meski dia senior atau punya segala sesuatu hal, tapi tidak berpengalaman secara internal organisasi, khususnya di Bali tentu tidak boleh menjadi Ketua DPC PERADI SAI.

"Jadi, siapa yang aktif selama ini disini khususnya bisa melanjutkan program kerja Ketua periode sebelumnya. Jadi, harus nyambung, agar pas," terangnya.

Tentunya, di hati para anggota pemilik suara sudah mengetahui kandidat yang berhak menjadi Ketua DPC PERADI SAI Denpasar. Mengingat, 10 tahun lalu dipimpin ketua terdahulu harus bisa melanjutkan program kerja berikutnya. 

"Dua periode selama ini oleh ketua sekarang seperti apa, jika ada kelanjutannya kemana. Itu syaratnya. Jika saya sebut orangnya sebagai syarat itu tidak perlu. Siapa saja orangnya boleh saja, tapi syarat harus secara moral," tegasnya.

Tak hanya itu, Jahmada Girsang juga menekankan syarat moral dan tanggung jawabnya. Tak hanya tujuan menjadi Ketua DPC PERADI SAI yang dituju, tapi tanggung jawab moral sebagai prioritas utama yang menjadi embrio atau aset dari suatu organisasi.

"Tanpa DPC itu tidak ada DPN. Itu selalu saya tekankan jika berkunjung ke masing-masing DPC. Jadi, dimulai dari daerah, sehingga DPC bisa membuat besar suatu organisasi dimanapun bukan hanya PERADI SAI saja," paparnya.

Tak hanya itu, Yahmada Girsang juga menilai perjuangan PERADI SAI yang terakhir banyak terlibat dalam perjuangan bangsa ini diantaranya waktu pembentukan KUHAP baru ikut terlibat di DPR RI.

"Ternyata, kita juga ikut terlibat dalam KUHAP terbaru. Itu adalah bagian dari sumbangsih minimal peran aktif kita berbicara di DPR RI, khususnya Komisi III," kata Jahmada Girsang.

Hal terbaru, pihaknya bakal membentuk Dewan Advokat Indonesia (DAI), lantaran membuat organisasi advokat tunggal sangatlah sulit.

Untuk itu, pihaknya berharap terbentuknya Dewan Advokat Indonesia (DAI) dapat menyatukan seluruh Advokat di Indonesia dalam satu wadah profesi.

Oleh karena itu, Jahmada Girsang berharap DAI bisa masuk pembahasan di DPR RI dan masih di-follow up lagi.

"Dewan Advokat Indonesia nantinya bisa menyatukan seluruh advokat di Indonesia. Nah, ini juga embrio dan usulannya," kata Jahmada Girsang.

Mengingat, syaratnya setiap organisasi itu minimal punya 25 DPC di Indonesia, contohnya PERADI SAI yang masing-masing DPC itu memiliki 20-25 anggota. 

"Itu syaratnya nanti biar bisa ikut didalam Dewan Advokat Indonesia, termasuk juga mengatur Kode Etik Advokat tanpa itu malah bikin melebar bukannya menyempit," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Musyawarah Cabang (Muscab) PERADI SAI Denpasar, Kadek Miartha Putra, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Johanes Maria Vianney G., S.H., M.H., menegaskan Muscab II PERADI SAI Denpasar mengambil tema "Memperkuat Marwah Advokat sebagai Profesi Officium Nobile dalam Penegakan Hukum dan Keadilan".

Menurutnya, Muscab II DPC PERADI SAI Denpasar juga untuk memilih Ketua baru untuk masa bakti 2026-2030.

Menurutnya, dalam Muscab tersebut, para anggota memilih secara demokratis Ketua DPC PERADI SAI Denpasar dengan dua kandidat, yaitu I Made Ariel Suardana, SH.,MH., sebagai calon bernomor urut 1 dan I Wayan Gede Yudiana, SH.,MH.,CLA., sebagai calon nomor urut 2.

Dari 276 suara anggota, I Made Ariel Suardana (IMAS) memperoleh 174 suara dan Wayan Gede Suardana meraih 102 suara. 

Untuk itu, I Made Ariel Suardana (IMAS) terpilih sebagai pemenang otomatis menjadi Ketua PERADI SAI Denpasar Masa Bakti 2026-2030.

Dalam pidato kemenangannya tanpa euforia dan tiada kesan jumawa, IMAS merangkul pesaingnya Gede Yudiana untuk turut mengelola organisasinya.

Patut diketahui, bahwa 
I Made Ariel Suardana atau IMAS adalah seorang advokat dan tokoh hukum di Bali, terutama dikenal aktif menyoroti isu-isu penegakan hukum, advokasi publik, dan organisasi profesi advokat di Denpasar.

 IMAS juga tercatat menjabat sebagai Direktur LABHI Bali dan terlibat dalam kontestasi kepemimpinan Peradi SAI Denpasar pada 2026.

IMAS dikenal sebagai pengacara sekaligus pengamat hukum yang sering memberi komentar atas perkara-perkara publik di Bali, termasuk kasus dugaan korupsi, sengketa tanah, dan kritik terhadap kinerja aparat penegak hukum. 

Disisi lain, IMAS juga menjabat sebagai Ketua Kantor/Lembaga Advokasi Bantuan Hukum Indonesia (LABHI) Bali.

Pada 2026, IMAS mendaftar sebagai calon Ketua DPC Peradi SAI Denpasar dan mendapatkan dukungan dari lebih dari 200 anggota kelompok Solidaritas Advokat Untuk Perubahan (SAUP). Dalam proses pengundian kandidat, IMAS memperoleh nomor urut 1 dan menegaskan bahwa kontestasi harus menjadi ruang adu gagasan, pengalaman dan kapasitas kepemimpinan.

Namanya sering muncul di media Bali karena sikapnya yang kritis, termasuk saat menyoroti kasus tanah di Jimbaran, pernyataan pejabat publik, dan evaluasi terhadap kinerja aparat kejaksaan.

 Sejak beberapa tahun lalu, IMAS juga dikenal aktif dalam aksi-aksi hukum dan advokasi publik di Bali.

"Saya mengusung tema "Lebih Progresif, Berpengalaman dan Selalu Melindungi Rekan Sejawat serta Menjaga Marwah Profesi Advokat". Bahkan, siap bekerja melayani rekan sejawat 24 jam penuh dan memastikan tiada lagi potensi bentuk kriminalisasi advokat," tutupnya. (WIG/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sejumlah Prebekel Jatim Dalami Smartdesa Duda Timur

Terpopuler

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural

Gubernur Koster Saksikan Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026, Bangli dan Denpasar Suguhkan Spiritualitas serta Kekuatan Tradisi Bali

Gubernur Koster Saksikan Parade Gong Kebyar Dewasa PKB XLVIII 2026, Bangli dan Denpasar Suguhkan Spiritualitas serta Kekuatan Tradisi Bali