Target Konservasi Candi Prambanan Rampung Sebelum 2029, Hubungan Indonesia India Selama Lebih dari Satu Milenium
Banner Bawah

Target Konservasi Candi Prambanan Rampung Sebelum 2029, Hubungan Indonesia India Selama Lebih dari Satu Milenium

Admin 2 - atnews

2026-07-09
Bagikan :
Dokumentasi dari - Target Konservasi Candi Prambanan Rampung Sebelum 2029, Hubungan Indonesia India Selama Lebih dari Satu Milenium
Kunjungan PM Narendra Modi ke Candi Prambanan (ist/atnews)
Yogyakarta (Atnews) - Pemerintah Indonesia dan India memperkuat kemitraan di bidang pelestarian warisan budaya melalui konservasi Candi Prambanan.

Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementrian Agama Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan hadir bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Candi Prambanan.

Kunjungan ke Indonesia itu merupakan pembuka dari rangkaian lawatan regional PM Modi di kawasan Asia-Pasifik, di mana ia juga dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Australia dan Selandia Baru hingga 11 Juli 2026.

Perdana Menteri India Narendra Modi sebagai pemimpin Hindu memiliki pengaruh global yang mengunjungi Indonesia pada 6 hingga 8 Juli 2026.

"Pertama kita mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan hadir di Prambanan bersama PM India Narendra Modi," kata Prof Duija di Yogayakarta, Rabu (8/7).

Kunjungan PM Modi akan memperkuat dari sisi spiritualitas, mengingat Prambanan memiliki konsepsi teologis yang bersumber dari Jambuvarsa Dwipa (India).

Untuk penguatan peradaban Hindu Nusantara dan internasional yang telah mendapat pengakuan UNESCO, sebagai warisabn budaya dunia.

Begitu juga, hubungan bilateral India - Indonesia dalam rangka restorasi 224 Candi Prawara selama 10 tahun.

"Itu artinya umat Hindu akan melihat kembali kegemilangan peradaban Hindu Prambanan masa masa lalu dan kelanjutanya di masa depan," ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui kerja sama di berbagai bidang strategis, tetapi juga bertumpu pada ikatan sejarah dan kebudayaan yang telah terjalin selama lebih dari satu milenium.

Dalam keterangan pers bersama usai peninjauan kawasan candi, Presiden Prabowo mengatakan bahwa Candi Prambanan merupakan salah satu mahakarya peradaban dunia yang memiliki makna penting, baik bagi Indonesia maupun masyarakat internasional.

“Hari ini saya berkesempatan mendampingi Yang Mulia Perdana Menteri Republik India Bapak Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan, salah satu mahakarya peradaban dunia sekaligus warisan budaya yang menjadi kebanggaan tidak hanya bangsa Indonesia, tapi juga kebanggaan dunia,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara menjelaskan bahwa kunjungan tersebut memiliki makna yang sangat istimewa karena Candi Prambanan menjadi pengingat akan kuatnya hubungan peradaban antara Indonesia dan India yang telah terjalin selama lebih dari seribu tahun.

Menurut Presiden, hubungan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, ilmu pengetahuan, serta sikap saling menghormati yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Jejak sejarah tersebut masih dapat kita lihat dan rasakan hingga hari ini,” ungkap Presiden. Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Candi Prambanan merupakan simbol peradaban besar Nusantara yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, seni, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Selain itu, relief kisah Ramayana yang terukir di dinding-dinding candi menjadi bukti kedekatan sejarah dan budaya antara bangsa Indonesia dan India.

“Candi Prambanan juga memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia dan bangsa India, karena relief kisah Ramayana yang terukir di dinding-dindingnya menjadi saksi dari kedekatan peradaban kedua bangsa kita,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo pun berharap kunjungan tersebut semakin mempererat persahabatan antara masyarakat Indonesia dan India. Menurut Kepala Negara, kebudayaan merupakan jembatan yang mampu menyatukan bangsa-bangsa, memperkuat saling pengertian, serta membangun kepercayaan dalam menghadapi tantangan masa depan bersama.

“Saya berharap kunjungan ini akan semakin mempererat persahabatan antara rakyat Indonesia dan rakyat India. Budaya adalah jembatan yang mampu menyatukan bangsa-bangsa, memperkuat saling pengertian, serta membangun kepercayaan untuk menghadapi masa depan bersama,” ungkap Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyambut baik tercapainya kesepakatan konservasi dan restorasi Kompleks Candi Prambanan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi wujud nyata kolaborasi kedua negara dalam menjaga dan melestarikan salah satu warisan budaya dunia bagi generasi mendatang.

Menutup keterangannya, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan PM Narendra Modi selama tiga hari di Indonesia. Kepala Negara berharap hubungan persahabatan kedua negara semakin kokoh serta terus menghasilkan berbagai kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan bagi kedua bangsa.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Perdana Menteri Narendra Modi atas kunjungan kenegaraannya di Indonesia kali ini selama tiga hari. 

Semoga persahabatan Indonesia dan India semakin kokoh, semakin erat, dan terus menghasilkan kerja sama yang nyata serta saling menguntungkan bagi kedua negara dan kedua rakyat kita,” tutur Presiden.

Sementara itu, PM Modi menegaskan bahwa Kompleks Candi Prambanan merupakan simbol warisan budaya yang telah menghubungkan Indonesia dan India selama lebih dari satu milenium.

“Ini adalah tempat yang menampilkan warisan budaya bersama antara kedua negara kita. Saya juga sangat beruntung bersama sahabat saya (Presiden Prabowo) untuk memulai proses restorasi kompleks candi yang megah ini. Terima kasih banyak atas kesempatan ini,” ucap PM Modi.

Menurut PM Modi, kekayaan budaya Indonesia mengingatkannya pada warisan budaya yang dimiliki India. 

PM Modi menilai kesamaan tersebut menjadi perekat hubungan kedua bangsa yang telah terjalin selama lebih dari 1.200 tahun.

“Warisan budaya bangsa ini mengingatkan kita pada keharuman warisan budaya yang kita miliki di India. Dan warisan budaya inilah yang menyatukan kedua negara kita. Dan selama lebih dari 1.200 tahun, masyarakat negeri ini telah melestarikan warisan budaya ini dengan komitmen, ketekunan, dan pengabdian,” jelasnya.

PM Modi juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomitmen bersama Presiden Prabowo untuk menuntaskan restorasi Candi Prambanan sebelum tahun 2029. 

PM Modi bahkan menyatakan akan kembali berkunjung ke Indonesia untuk meresmikan kompleks candi tersebut setelah proses restorasi selesai.

“Di hadapan Anda semua, izinkan saya menegaskan kembali janji saya dengan upaya bersama kita. Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini sebelum tahun 2029 dan bersama-sama kita akan merayakan restorasi dan peresmiannya sebagai sebuah festival besar,” ucapnya.

Lebih lanjut, PM Modi meyakini bahwa restorasi Candi Prambanan akan makin meningkatkan daya tarik situs warisan dunia tersebut bagi wisatawan maupun peziarah dari India.

“Di kompleks candi Yogyakarta yang megah ini, kami sedang melakukan pekerjaan renovasi. Ini juga merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Saya dapat meyakinkan Anda, setelah upaya bersama kita dalam renovasi, jumlah wisatawan dan umat dari India akan tumbuh secara eksponensial di masa mendatang,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, PM Modi juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat memanjatkan doa di salah satu kompleks candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. PM Modi mengatakan bahwa kunjungan ke Candi Prambanan bersama Presiden Prabowo menjadi kesempatan untuk memanjatkan doa bagi eratnya hubungan Indonesia dan India.

“Saya berdoa di sini untuk memperkuat hubungan antara India dan Indonesia, untuk memperkuat persahabatan di antara rakyat kita, untuk kesejahteraan rakyat kedua negara kita, dan untuk kemajuan dan kemakmuran yang pesat bagi kedua bangsa kita,” tutur PM Modi. (GAB/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pemakai Narkoba Diancam Pidana 12 Tahun Penjara dan Denda Rp 8 Miliar

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan