Kejurnas FKI 2026 Dibuka di Gedung Olahraga Udiksha Singaraja, di ikuti Ratusan Peserta
Banner Bawah

Kejurnas FKI 2026 Dibuka di Gedung Olahraga Udiksha Singaraja, di ikuti Ratusan Peserta

Admin 2 - atnews

2026-07-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kejurnas FKI 2026 Dibuka di Gedung Olahraga Udiksha Singaraja, di ikuti Ratusan Peserta
Gubernur Bali Diwakili Asisten III Buka Kejurnas FKI di GOR Undiksha Singaraja (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Kempo Indonesia (FKI) 2026 resmi dibuka di GOR FOK Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (10/7/2026). 

Pembukaan berlangsung khidmat dan semarak, menandai dimulainya ajang kompetisi nasional yang mempertemukan atlet-atlet kempo terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembukaan diawali dengan defile kontingen dari 15 provinsi yang melibatkan 143 atlet dan 18 wasit. Suasana semakin meriah saat penampilan Tari Anoman yang diiringi tabuh baleganjur yang mengiringi para peserta mengelilingi arena pertandingan.

Perpaduan olahraga dan seni budaya Bali tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta dan tamu undangan. 

Gubernur Bali I Wayan Koster yang dalam sambutannya dibacakan oleh Asisten III, Dr. I wayan Serinah, SH, MSi , mengatakan,  atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Pembukaan Kejuaraan Nasional Federasi Kempo Indonesia (FKI) Tahun 2026 yang telah dilaksanakan dari tanggal 10 sampai dengan 12 Juli 2026 di Buleleng Bali.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa dalam turnamen akan lahir talenta atlet Kempo yang berbakat untuk masa depan Cabang Olahraga Kempo yang berjuang selama beberapa hari ini untuk menjadi yang terbaik dan keluar sebagai pemenang.

“Saya yakin dan percaya semua Atlet akan menunjukkan penampilan dan kemampuan terbaiknya dengan penuh semangat dan motivasi tinggi serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.” Tegas Gubernur Bali.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia yang juga Ketua Panitia Pusat Kejurnas FKI 2026, Yulianto Maris, mengapresiasi kesiapan Buleleng sebagai tuan rumah. Menurutnya, fasilitas pertandingan, dukungan pemerintah daerah, serta antusiasme masyarakat menjadi modal penting untuk menyukseskan penyelenggaraan Kejurnas tahun ini.

“Kejurnas ini bukan sekadar menentukan juara nasional, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet menuju level internasional. Kami berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjaga disiplin, menjunjung sportivitas, serta mempererat persaudaraan antarinsan kempo dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Yulianto menjelaskan bahwa Kejurnas FKI 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjaringan atlet nasional. Para atlet yang berhasil meraih prestasi terbaik akan dipantau dan diusulkan untuk mengikuti pemusatan latihan maupun mewakili Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional sesuai kebutuhan dan program pembinaan Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia.

 "Para juara dari Kejurnas ini akan menjadi bagian dari pembinaan atlet nasional. Jika ada kesempatan mengikuti kejuaraan internasional, tentu mereka akan kami perjuangkan untuk mewakili Indonesia. Harapan kami, para atlet tidak hanya mampu tampil di level internasional, tetapi juga membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang dunia," ujarnya.

"Ketua KONI Kabupaten Buleleng yang juga Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan penyelenggaraan Kejurnas FKI 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus bukti kepercayaan kepada Buleleng sebagai tuan rumah ajang olahraga nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Buleleng sebagai tuan rumah Kejurnas FKI 2026. Ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Buleleng memiliki komitmen kuat dalam pembinaan olahraga sekaligus mampu menyelenggarakan event nasional dengan baik. 

Semoga seluruh atlet dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan dari Bali lahir atlet-atlet kempo yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” tandasnya.

Menurut Gede Supriatna, kehadiran ratusan atlet, pelatih, dan ofisial dari berbagai provinsi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Karena itu, Kejurnas tidak hanya menjadi ajang mencari prestasi, tetapi juga memperkenalkan potensi Buleleng kepada masyarakat luas.

“Banyak Hotel yang menjadi tempat menginap para ofisial, atlet, pendukung maupun orang tua atlet sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh para pelaku pariwisata yang mana hotel -hotel yang ada di sekitar kota bisa terisi , begitu pula dengan UMKM yang ikut merasakan bagaimana antusias para atlet untuk berbelanja olahan mereka,”ungkapnya. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bukan Monoton Operasi Gaktib & Yustisi TNI

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Yoga

Yoga

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026