Denpasar (Atnews) – Perjalanan akademik I Nyoman Bontot, dosen Program Studi Kewirausahaan Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, mendapat apresiasi istimewa dari Universitas Terbuka (UT). Pada prosesi Wisuda Program Doktor tahun 2026, ia dinobatkan sebagai Wisudawan Inspiratif setelah berhasil menyelesaikan studi doktor tepat waktu dengan predikat cum laude.
Penghargaan tersebut merupakan puncak dari serangkaian apresiasi yang diterimanya sejak menjelang wisuda. Pada kegiatan seminar dan gladi bersih, I Nyoman Bontot dipercaya menyampaikan pesan motivasi di hadapan para calon wisudawan.
Ia dipilih karena dinilai mampu menjadi teladan melalui semangat belajar sepanjang hayat (diwisuda doctor ke-2 pada usia 61 tahun 6 bulan) dan keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktor dengan prestasi akademik yang membanggakan (cum laude).
Usai menyampaikan motivasi, suasana penuh keakraban terlihat ketika banyak calon wisudawan dari berbagai daerah menghampirinya untuk berfoto bersama. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kisah perjuangan dan dedikasinya dalam menempuh pendidikan tinggi.
Pada hari wisuda, Universitas Terbuka memberikan penghormatan khusus dengan menempatkan I Nyoman Bontot di ruang VIP bersama jajaran pimpinan universitas dan tamu kehormatan.
Prosesi penyerahan ijazah juga dilakukan secara khusus sebagai bagian dari penghargaan atas predikat Wisudawan Inspiratif yang disandangnya.
Tidak berhenti di situ, setelah prosesi wisuda berlangsung, tim media Universitas Terbuka Pusat dan Universitas Terbuka Daerah secara khusus mewawancarai I Nyoman Bontot untuk mengulas perjalanan akademiknya.
Dalam wawancara tersebut, ia berbagi pengalaman mengenai motivasi menempuh pendidikan doktor, tantangan yang dihadapi selama studi, hingga pentingnya semangat belajar yang tidak dibatasi oleh usia maupun kesibukan sebagai dosen.
"Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, tetapi menjadi pengingat bahwa belajar adalah proses yang tidak pernah berhenti. Selama masih memiliki kesempatan, kita harus terus meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, institusi, dan dunia pendidikan," ujar I Nyoman Bontot.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari dukungan keluarga, rekan sejawat, pimpinan universitas, serta lingkungan akademik yang selalu memberikan motivasi untuk terus berkembang.
Predikat Wisudawan Inspiratif yang diberikan Universitas Terbuka menjadi bukti bahwa dedikasi, konsistensi, dan semangat belajar sepanjang hayat tetap menjadi nilai penting dalam pendidikan tinggi.
Kisah I Nyoman Bontot diharapkan mampu menginspirasi para pendidik, mahasiswa, maupun masyarakat luas untuk terus menempuh pendidikan dan mengembangkan kompetensi, tanpa memandang usia maupun latar belakang profesi (Z/002)