Denpasar (Atnews) - Laga legendaris Tim Nasional (Timnas) Spanyol berjumpa Perancis tersaji pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, 14 Juli 2026 waktu setempat atau Rabu, 15 Juli 2026 dini hari pukul 03.00 WITA.
Timnas Spanyol berhasil melaju ke babak Final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Perancis dengan skor meyakinkan 2-0.
Spanyol kini tinggal menunggu calon lawan di final, yaitu pemenang dari laga semifinal kedua antara Inggris vs Argentina.
Sementara itu, Perancis harus mengubur mimpi mencetak hattrick final beruntun dan kini harus puas memperebutkan tempat ketiga pada hari Sabtu, 18 Juli 2026 mendatang.
Spanyol telah menduduki satu tempat laga final yang tinggal selangkah lagi bakal terwujud laga akbar bertajuk FINALISSIMA 2026.
Sejatinya, laga krusial FINALISSIMA 2026
mempertemukan Timnas Spanyol (Juara EURO 2024) dan Timnas Argentina (Juara COPA AMERICA 2024 yang sedianya dijadwalkan di Stadion Lusail, Qatar, pada 27 Maret 2026.
Namun, laga interkontinental resmi batal, karena situasi politik dan konflik keamanan yang bergejolak di wilayah Timur Tengah, khususnya Qatar.
Meski demikian, laga FINALISSIMA 2026 selangkah lagi bakal terwujud, saat Argentina berpotensi melangkah ke final Piala Dunia 2026.
Namun, terlebih dahulu Argentina kembali berjumpa Inggris pada babak semifinal di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, 16 Juli 2026 pukul 03.00 WITA.
Kedua tim raksasa ini sama-sama mengamankan tiket semifinal lewat perjuangan dramatis hingga babak perpanjangan waktu (extra time).
Inggris dibawah asuhan Thomas Tuchel sukses bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan Norwegia dengan skor 2-1 berkat dua gol dari Jude Bellingham.
Sedangkan, Sang Juara Bertahan Argentina berhasil meredam perlawanan ketat 10 pemain Swiss dengan skor 3-1 lewat gol penentu jarak jauh Julián Álvarez serta gol pengunci Lautaro Martínez.
Apalagi, laga sarat gengsi ini juga membawa kembali memori sejarah kostum/seragam (jersey) masa lalu.
Inggris bakal mengenakan kostum (seragam/jersey) utama tradisional mereka WARNA PUTIH.
Argentina akan mengenakan jersey tandang bertuah WARNA BIRU tua (navy blue) dipadukan celana dan kaos kaki hitam
Warna BIRU pada kostum (jersey) tandang Argentina merupakan warna historis bernama Navy Blue (BIRU tua), yang sengaja dipilih untuk membangkitkan memori kemenangan legendaris mereka atas Inggris di Piala Dunia 1986.
WARNA BIRU ini merupakan penghormatan langsung kepada momen "Gol Tangan Tuhan" dan "Gol Abad Ini" milik Diego Maradona saat menumbangkan Inggris 2-1 di Piala Dunia 1986 Meksiko 40 tahun silam.
Selain itu, WARNA BIRU Argentina bertuah, saat Argentina menang lawan Inggris pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Stadion Geoffroy-Guichard, Saint-Étienne, Prancis, pada tahun 1998.
Saat itu, David Beckham menerima kartu merah langsung pada menit ke-47 setelah menendang kaki Diego Simeone. Insiden ikonik ini menjadi salah satu momen paling kontroversial dan membekas dalam sejarah sepak bola dunia (Z/002)