Bunda Anti Narkoba Badung Gencarkan Edukasi, Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba
Banner Bawah

Bunda Anti Narkoba Badung Gencarkan Edukasi, Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba

Admin 2 - atnews

2026-07-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bunda Anti Narkoba Badung Gencarkan Edukasi, Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba
Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa (ist/atnews)
Badung (Atnews) - Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan pentingnya sosialisasi pencegahan narkoba yang dilakukan secara berkelanjutan dan terus digencarkan ke seluruh lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Hal ini disampaikan saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK TI Global, Kuta Utara, Rabu (15/7), yang dirangkaikan dengan penyuluhan bahaya narkoba bagi siswa baru.

Turut hadir Kepala BNN Kabupaten Badung, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Badung, Kepala Sekolah SMK TI Global, Ketua Yayasan Bali Global Denpasar, Dewan Pertimbangan Wanita Islam Kabupaten Badung, serta para undangan lainnya.

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyebut masa peralihan jenjang pendidikan sebagai fase krusial, di mana anak mulai beradaptasi dengan lingkungan dan pergaulan baru.

Oleh karena itu, pemahaman tentang bahaya narkoba wajib ditanamkan sedini mungkin dan sosialisasi tidak boleh berhenti di satu waktu saja, melainkan harus terus digencarkan secara menyeluruh agar menjadi benteng pertahanan diri yang kuat.

"Anak-anakku adalah harapan keluarga, kebanggaan Badung, dan penerus masa depan Bali. Ingatlah, narkoba tidak keren, bukan pula solusi masalah. Ia adalah perusak masa depan yang menghancurkan kesehatan, akal sehat, dan cita-cita kalian," tegasnya.

Ia mengingatkan modus peredaran narkoba kini semakin cerdik dan menyasar remaja, sering disamarkan menjadi camilan, minuman, atau barang sehari-hari.

 "Jangan terima makanan dari orang asing, berani katakan 'TIDAK' pada ajakan berisiko, dan segera sampaikan kepada orang tua atau guru jika menemukan hal mencurigakan," tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen sekolah, orang tua, dan pihak terkait untuk bahu-membahu memperluas jangkauan sosialisasi. Seluruh pihak diminta terus menggencarkan edukasi agar anak-anak terbiasa mengisi waktu dengan kegiatan positif: mengembangkan bakat, berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan budaya, serta menjaga pergaulan yang sehat (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Bali Akan Hadiri Perayaan Imlek

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif