Luhut Lapor ke Presiden, Perluas Digitalisasi Pemerintahan, Perkuat Fondasi Ekonomi Hadapi Ketidakpastian Global
Banner Bawah

Luhut Lapor ke Presiden, Perluas Digitalisasi Pemerintahan, Perkuat Fondasi Ekonomi Hadapi Ketidakpastian Global

Admin 2 - atnews

2026-07-16
Bagikan :
Dokumentasi dari - Luhut Lapor ke Presiden, Perluas Digitalisasi Pemerintahan, Perkuat Fondasi Ekonomi Hadapi Ketidakpastian Global
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (ist/atnews)
Jakarta (Atnews) - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan Anggota DEN melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia mengenai kemajuan signifikan dalam digitalisasi pemerintahan serta kondisi terkini perekonomian nasional.

Pemerintah memastikan bahwa berbagai langkah strategis dan reformasi struktural akan terus didorong guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah eskalasi ketidakpastian global, Selasa (14/7/2026). 

Hal tersebut disampaikan Luhut usai memberikan laporan langsung kepada Presiden, yang berfokus pada hasil evaluasi dan perkembangan tata kelola pelayanan publik berbasis digital dan upaya proaktif dalam menjaga kondisi ekonomi nasional.

Terkait digitalisasi pemerintahan, piloting digitalisasi bantuan sosial yang dilaksanakan di Banyuwangi telah menunjukkan hasil nyata dalam menyederhanakan birokrasi dan memastikan bantuan jauh lebih tepat sasaran.

Berkat keberhasilan tersebut, pemerintah kini memperluas program ini ke 43 kabupaten/kota di 26 provinsi, yang mencakup sekitar 38,7 juta penduduk atau setara dengan 12,5 juta keluarga.

“Piloting digitalisasi di Banyuwangi membuktikan bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan jauh lebih cepat, sederhana, dan tepat sasaran. Masyarakat tidak lagi dibebani proses administrasi yang panjang dan berbelit.

Ini menunjukkan bahwa digitalisasi pemerintahan bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi merupakan reformasi tata kelola yang meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujar Luhut.

Ke depan, transformasi digital ini tidak hanya dikhususkan untuk bantuan sosial, tetapi juga akan diperluas guna mendukung penyaluran bantuan UMKM, reformasi subsidi energi, peningkatan kualitas penerimaan negara, percepatan perizinan usaha, serta transparansi penegakan hukum.

Di bidang ekonomi, DEN melaporkan bahwa langkah-langkah kebijakan ekonomi Indonesia tetap mendapat kepercayaan tinggi dari dunia internasional. Hal ini ditegaskan oleh keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB+ dengan Outlook Stable. 

Lebih lanjut, S&P memberikan respons positif terhadap inisiatif pemerintah melakukan konsolidasi BUMN melalui Danantara, yang dinilai berpotensi meningkatkan efisiensi dan pengelolaan aset negara.

S&P juga merespon positif komitmen disiplin fiskal, termasuk penyesuaian anggaran dan program prioritas untuk menjaga defisit tetap di bawah 3 persen PDB.

Untuk melanjutkan momentum positif dari S&P, pemerintah harus menjaga konsistensi reformasi pasar modal. MSCI kini menantikan implementasi yang konsisten dari berbagai reformasi yang telah diumumkan.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga mempercepat pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sebagai langkah strategis untuk membangun trust and confidence investor terhadap Indonesia.

Di tengah berbagai perkembangan positif tersebut, Luhut menegaskan bahwa pemerintah tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap dinamika geopolitik global yang masih penuh ketidakpastian. 

Eskalasi konflik berpotensi meningkatkan biaya produksi dan memicu tekanan harga-harga yang pada akhirnya dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan aktivitas dunia usaha.

“Kami telah menyampaikan kepada Bapak Presiden mengenai perlunya menyiapkan langkah-langkah antisipatif dan contingency plan untuk menjaga daya beli masyarakat, membantu dunia usaha, serta mendorong aktivitas ekonomi pada semester II tahun ini.

Di tengah ketidakpastian yang masih tinggi, koordinasi kebijakan makroekonomi, fiskal, dan moneter harus terus diperkuat,” jelasnya.

Pemerintah juga berfokus pada upaya menjaga kelancaran rantai pasok, memberikan kepastian ketersediaan bahan baku bagi dunia usaha, serta meningkatkan efisiensi biaya logistik untuk melindungi daya saing industri nasional.

“Saya percaya, kekuatan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh stabilitas makro, tetapi juga oleh keberanian melakukan reformasi dan memanfaatkan teknologi tata kelola pemerintahan yang lebih baik. 

Dengan konsistensi reformasi dan semangat untuk terus berbenah, kami optimistis Indonesia akan semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan untuk menjadi negara yang lebih maju,” tutup Luhut (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gerakan Senam AW S3  Semakin Populer

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif