Banner Bawah

Kariyasa: Gunakan Dana Desa untuk Bantu Warga Kurang Mampu 

Atmadja - atnews

2020-04-03
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kariyasa: Gunakan Dana Desa untuk Bantu Warga Kurang Mampu 
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Anggota Komisi IX DPR I Ketut Kariyasa Adnyana mengharapkan perangkat desa melakukan pendataan kepada warganya yang kurang mampu secara akurat.
Data base tersebut digunakan untuk program prioritas penyaluran bantuan dalam situasi pandemi Covid-19.
"Sementara ini agar dana desa digunakan lebih dahulu sembari menunggu program tunjangan sosial pemerintah pusat yang sedang disiapkan," kata Kariyasa di Denpasar, Jumat (3/3).
Demikian disampaikan usai mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI dengan Pemerintah secara virtual membahas percepatan penanganan Covid19 di Indonesia.
Hal itu juga telah dihimbau oleh pemerintah agar menggunakan dana desa lebih dahulu dalam penanganan Covid-19.
Pemerintah desa merupakan elemen perangkat paling bawah yang mengetahui kondisi masyarakat.
Dana itu bisa belikan sembako maupun berbagai kebutuhan penanganan Covid-19.
Upaya itu dalam memastikan database benar sehingga program pemerintah tepat sasaran.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak selalu menyalahkan pemerintah melulu mengingat kondisi pademi telah menyebar ke seluruh dunia. 
Bahkan negara adidaya Amerika Serikat pun nampak kelabakan menghadapi pandemi ini.  Amerika sekalipun masih kesulitan tentang pengadaan APD.
Pemerintah juga sudah membentuk daras baik dari pusat hingga daerah termasuk dukungan dari LSM maupun kelompok-kelompok yang peduli pandemi Covid-19. 
Untuk itu, agar seluruh masyarakat membangun kesadarannya mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penuntasan pandemi ini.
Dengan ikut gotong-royong, isolasi mandiri untuk menekan penyebaran virus corona maupun menyiapkan APD secara mandiri. 
Bagi masyarakat yang mampu juga tetap berbagi kepada yang lainnya, tidak hidup berlebih dalam sistuasi seperti ini. 
Begitu juga masyarakat tetap selalu waspada terhadap informasi hoax atau propaganda yang dapat memperkeruh suasana. 
Oleh karena,  dalam situasi sulit tidak dipungkiri ada lawan politik maupun niat kurang baik memanfaatkan situasi.
Termasuk penawaran apd secara online, bisa dikirimkan rekening bodong dan barang tidak sampai tujuan. (ART)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Maharishi University Puji Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul Banjar Panti Gede, Pemecutan Kaja

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul Banjar Panti Gede, Pemecutan Kaja

Kuliner Pilihan, KEK Kura Kura Bali Gelar Kembali Island Bazaar Edisi Kedua

Kuliner Pilihan, KEK Kura Kura Bali Gelar Kembali Island Bazaar Edisi Kedua