Dukung Program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Putri Koster Sosialisasikan HATINYA PKK di Denpasar
Banner Bawah

Dukung Program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Putri Koster Sosialisasikan HATINYA PKK di Denpasar

Artaya - atnews

2019-02-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Dukung Program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Putri Koster Sosialisasikan HATINYA PKK di Denpasar
Ibu Nyonya Putri Koster Bersama Tim PKK Sanur Kaja
Denpasar (Atnews) - Guna mempercepat penghijauan seluruh natah (halaman rumah) di Bali, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster secara marathon turun melakukan sinkronisasi dan harmonisasi gerakan PKK. Kali ini Putri Koster beserta jajaran pengurusnya turun ke Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Rabu (13/2).
Dalam arahannya, Putri Koster menerangkan bahwa salah satu program yang tengah digalakkan adalah HATINYA PKK yang berarti Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman. Program ini digalakkan agar nantinya seluruh halaman rumah masyarakat Bali menjadi indah setelah ditanami tanaman yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari. Kepada masyarakat sekitar, ia mengharapkan agar natah rumah masyarakat Bali dapat dikembalikan fungsinya seperti zaman dulu yaitu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya ingin agar semua natah ditanami sayuran dan obat-obatan, untuk kebutuhan keluarga sehari-hari. Jadi selain menambah asri halaman rumah, masyarakat juga menjadi lebih hemat karena semua kebutuhan sudah tersedia di natah,” jelasnya yang dalam kesempatan tersebut turut juga didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra. Lebih dari itu, ke depan dia tidak ingin gerakan seperti ini dilakukan hanya pada saat lomba. “Jangan hanya berhenti pada satu rumah sebagai percontohan, saya ingin semua melakukan gerakan yang sama,” ujarnya.
Untuk mendukung program tersebut, ia mengaku pihaknya telah menyiapkan dana yang disebar ke seluruh kabupaten/kota di Bali. “Kali ini TP PKK menyiapkan anggaran sebesar 1 miliar rupiah, dan saya berharap untuk ke depan bisa diperbanyak lagi,” tuturnya. Ia mengaku PKK Provinsi Bali bekerjasama dengan Pemprov Bali memberikan bantuan sebesar 15 juta bagi masing-masing desa percontohan untuk membeli tanaman agar ditiru oleh desa di sekitarnya. Selain bantuan tersebut, PKK Provinsi Bali dan pemprov juga telah menyiapkan dana bantuan untuk lansia sebesar 12 juta di setiap desa percontohan.
Pada bagian lain, pendamping orang nomor satu di Bali ini juga meminta agar program kerja PKK dapat dilaksanakan secara linear dari tingkat desa hingga tingkat provinsi. Untuk itu, ia minta dukungan semua pihak dalam menyukseskan program-program PKK. “Tidak boleh berhenti sampai di sini saja, harus kita gelorakan dari waktu ke waktu, demi kemajuan Bali. Mari kita wujudkan keluarga Bali yang berkualitas dan berdaya saing dalam mengawal visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” tandasnya.
Kegiatan sinkronisasi dan harmonisasi diisi pula dengan acara penanaman bibit sayur dan tanaman obat di pekarangan milik Ibu Sriasih Romo, serta berkesempatan juga meninjau pelaksanaan IVA test. (*)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Maharishi University Puji Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD