Pernikahan Proses Penyucian Bukan Kenikmatan Material Semata
Banner Bawah

Pernikahan Proses Penyucian Bukan Kenikmatan Material Semata

Artaya - atnews

2019-02-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pernikahan Proses Penyucian Bukan Kenikmatan Material Semata
Bhakti Madurya Govinda Svami
Denpasar (Atnews) - Sannyasi Masyarakat Inetrnasional Kesadaran Krisna atau International Society for Krishna Consciousness Bhakti Madurya Govinda Svami mengatakan, pernikahan sebagai salah satu proses penyucian (samakara).
Sejatinya menikah untuk melahirkan anak yang baik (suputra) sebagai penyembah Tuhan Yang Maha Esa bukan menikmati keinginan material (nafsu).
“Pernikahan dalam zaman moderen tantangannya begitu berat akibat pengaruh lingkungan,” kata Madurya Govinda Svami ketika upacara pernikahan Mahadri Dhrik dengan Putu Shanti Purnama Dewi di Denpasar, Minggu (10/1).
Ia mengharapkan, hubungan harmonis agar tetap dijaga dalam berkeluarga dalam menghindari perceraian.
Dengan menjaga komunikasi dan berbagi bersifat terbuka serta tidak ada hal yang disembunyikan.
Kehidupan berkeluarga tidak sederhana, banyak hal yang perlu dipertimbangkan.
Selain menyiapkan waktu yang berkualitas buat anak, sisi finansial juga harus dipaersiapkan.
Namun dalam bersamaan, kesadaran terhadap Tuhan Yang Maha Esa tetap terjaga.
Pada kesempatan itu, pihaknya meminta agar tetap meletarikan budaya Bali karena kental dan nampak dengan kebudayaan Veda. 
Sejatinya Indonesia bagian dari Bharatavarsa yang kini dikenal dengan India.
“Untuk itu, Bali khususnya masih banyak mewarisi budaya Veda ditandai dengan banyak patung ditemui seperti Krishna, Arjuna, Bima dan lainnya,” ujarnya. (ART*)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Koster: Wujudkan Bali Bebas Sampah Plastik

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali