Bangli (Atnews) - Bencana alam kini terjadi di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani Bangli.Tak ada angin dan hujan, tiba-tiba sebuah pohon beringin berusia ratusan tahun yang berada di areal jaba Pura Pelepasan, Desa Buahan, Kintamani, Bangli tumbang.
Dampaknya, sebuah palinggih Pangayengan ke Ulun Danu roboh karena terangkat akar bingin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material yang ditimbulkan ditaksir mencapai puluhan juta. Selain itu, karena besarnya pohon yang tumbang tersebut, menyebabkan proses pemotongan dan pembersihan memakan waktu yang cukup lama.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), I Ketut Gde Wiredana didampingi Kasi Logistik dan Kedaruratan, I Ketut Agus Sutapa saat dikonfirmasi Kamis (03/09), membenarkan adanya laporan bencana pohon tumbang tersebut. Kata dia, kejadian tumbangnya pohon beringin setinggi 40 meter dengan diameter hampir sekitar 1 meter terjadi pada hari Minggu (30/09) lalu sekitar pukul 16.00 wita kini baru bisa dievakuasi.
“Saat kejadian tidak ada hujan maupun angin. Dari informasi masyarakat, diduga tumbangnya pohon yang telah berusia ratusan tahun itu karena mengalami pelapukan pada akar,” ungkapnya.
Lanjut Wiredana, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun saat kejadian sebuah Palinggih Pengayengan ke Ulun Danu roboh karena terangkat oleh akar beringin.
Sementara untuk penanganannya, disampaikan, telah dilaksanakan sejak hari Senin lalu setelah krama banjar Buahan melaksanakan prosesi upacara.
“Sampai hari ini, upaya penanganan beringin tumbang tersebut masih kita lakukan mengingat sulitnya penanganan karena berada dilokasi persis dibibir danau Batur dan besarnya pohon beringin tersebut,” tegasnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mancapai Rp 30 juta. (Anggi/001)