Pastika Dorong Komunitas Graha Petani Jadi Pelopor Pertanian Organik 
Banner Bawah

Pastika Dorong Komunitas Graha Petani Jadi Pelopor Pertanian Organik 

Atmadja - atnews

2021-02-21
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pastika Dorong Komunitas Graha Petani Jadi Pelopor Pertanian Organik 
Slider 1

Bangli (Atnews) - Anggota DPD Bali Made Mangku Pastika memberikan apresiasi terhadap Komunitas Graha Petani Organik untuk membangun pertanian yang berkualitas secara swadaya.
Kehadiran komunitas tersebut diyakini akan menjadi pelopor-pelopor pertanian organik di Bali. 
Sejak lama, pihaknya telah memimpikan Bali sebagai pulau organik, clean and green sehingga tetap menjadi tempat idaman pelancong dunia. 
Hal itu disampaikan ketika reses melalui vidcon bersama Komunitas Graha Petani Organik di Bangli, Sabtu (20/2).
Meskipun gerakan tersebut belum mendapatkan apresiasi pemerintah, namun penting ditunjukkan bukti nyata terlebih dahulu.
Dirinya merasa heran, karena kemampuan Thailand maupun Singapura mampu mengahasilkan durian yang enak berbagai rasa atau buah mangga sepanjang tahun. 
"Singapura tidak punya lahan pertanian yang luas tapi menghasilkan pertanian yang berkualitas," ujar Mangku Pastika.
Selain itu, Indonesia belum memiliki data pertanian yang akurat secara update dan real time mengenai potensi, produksi dan kebutuhan masing-masing daerah.
Hampir setiap lembaga memiliki data pertanian yang berbeda - beda, itu dinilai tergantung pada kebutuhan penggunaanya. 
Dalam menjawab hal itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo telah meresmikan Agriculture War Room Badan Litbang Pertanian, Jawa Barat tahun 2020.
Kamera War Room yang sudah terpasang di hampir semua Provinsi ini memiliki fungsi pengawasan dan pengendalian serangan hama. Area ini juga dilengkapi dengan sensor data yang bisa disentuh melalui perangkat android.
 Fungsi War Room juga bisa digunakan dalam memantau penyebaran benih dan bibit unggul untuk hasil yang memuaskan. Lebih dari itu, war room ini bisa digunakan sebagai alat komunikasi antara pemerintah dan para petani.
Dengan begitu, Mentan Syahrul mengurus pertanian seperti berperang dan berharap semua upaya ini mampu menggenjot angka produksi hingga berlipat-lipat. Untuk itu, dia meminta visi besar ini diikuti dan didorong oleh unit kerja di tiap desa.
Dengan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostra Tani) merupakan formulasi  rumus utama lalu lintas data dan produksi di setiap kecamatan. 
Langkah awal ini berkaitan langsung dengan isi perut 267 juta orang. Dengan alat ini, kami ingin pertanian ke depan lebih maju, lebih mandiri dan lebih modern untuk hasil yang memuaskan.
Sistem AWR sudah dirancang secara multiguna, terutama dalam memantau kondisi pertanian di tingkat Kecamatan dan Desa. 
Kecanggihan AWR mampu meningkatkan semua produksi dengan kualitas panen di atas rata-rata. Terlebih, hasil tersebut bisa memenuhi ketersediaan pangan nasional dan pasar global.  
Lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementan terkait perkembangan AWR  selama ini. 
Untuk menguatkan pertanian, penting pula diberikan pemahaman spiritual dalam menguatkan para petani agar lebih semangat mewujudkan pertanian organik. 
Sementara itu, Ketua Komunitas Graha Petani Organik IB Ngurah Oka Kartika didampingi Owner Bali Nirwana Organik Kadek Ananta berkomitmen membantu mengembalikan lahan pertanian yang rusak menjadi normal. 
"Saya justru mencari lahan - lahan yang rusak untuk dipulihkan kembali, karena kami tahu caranya dan pupuk organik yang dibuat mandiri," ujar Oka Kartika.
Hal itu dilakukan untuk memberikan contoh kepada petani lainnya bahwa teknik bertani organik dikembangkan itu sungguh-sungguh  dapat menyuburkan tanah.
Upaya itu juga dapat meyakinkan petani  sehingga lingkungan hidup dapat berkelanjutan. 
Dengan menggunakan pupuk organik padat ( POP) dan pupuk organik cair (POC) yang diproduksi secara mandiri. 
Mereka tidak menjual pupuk secara komersial tetapi dikenakan biaya produksi saja, langkah itu dalam memastikan petani bisa untung bila kondisi hasil panen yang paling anjlok. 
Komunitas Graha Petani Organik telah memiliki binaan yang tersebar beberapa kabupaten di Bali yakni Tabanan, Bangli.
Bahkan pihaknya mengoptimakan Simantri untuk menghasilkan pupuk organik. (ART)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Repnas Yakin Jokowi Amin Menang 80 Persen di Bali

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD