Diusulkan Program Revitalisasi Perekonomian Desa Kawasan Transmigrasi 
Banner Bawah

Diusulkan Program Revitalisasi Perekonomian Desa Kawasan Transmigrasi 

Artaya - atnews

2019-05-25
Bagikan :
Dokumentasi dari - Diusulkan Program Revitalisasi Perekonomian Desa Kawasan Transmigrasi 
Diusulkan Program Revitalisasi Perekonomian Desa Kawasan Transmigrasi 
Yogyakarta 25/5 (Atnews) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) pengembangan ekonomi kreatif atau digital untuk percepatan pengembangan pembangunan transmigrasi sebagai wujud restorasi transmigrasi di Ruang Auditorium Merapi, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (24/5).
Dalam FGD ini, Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi menyampaikan bahwa program transmigrasi menjadi salah satu solusi bagi perkembangan indonesia. Pasalnya, program transmigrasi telah memberikan kontribusi signifikan terutama untuk mengatasi problematika kependudukan dan problematika terkait kemiskinan.
"Wilayah transmigrasi saat ini sudah ada yang menjadi pusat-pusat pertumbuhan diluar Pulau Jawa. Kita sudah melihat bagaimana transmigrasi memberikan kontribusi bagi berdirnya dua provinsi, puluhan kabupaten, ratusan desa dan kecamatan. Jadi, dalam berbagai aspek, transmigrasi telah menjadi semacam ikon penting bagi pembangunan industri, bahkan menjadi inspirasi bagi negara tetangga untuk mengembangkan hal yang sama," kata Anwar saat membuka FGD.
Menurut Anwar, Kemendes PDTT telah membuat dan mengusulkan program revitalisasi perekonomian desa kawasan transmigrasi dan daerah tertinggal yang tujuannya agar semakin tumbuh dan berkembang perekonomiannya.
"Karena itu, kita mesti kawal secara bersama-sama. Asumsi yang kita bangun bahwa ada potensi dari pedesaan atau dari transmigrasi kalau kita bisa mengintervensi secara tepat. Maka, akan memberikan kontribusi yang sangat signifikan terutama bagi pertumbuhan ekonomi bangsa indonesia. Saat ini, kita sudah mengidentifikasi menyangkut konektivitas atau hubungan antara wilayah transmigrasi, antar wilayah pedesaan, antar perdesaan dan perkotaan, antar pedesaan dengan pusat produksi," katanya.(*/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kebersamaan Memiliki Nilai Kepuasan

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan