Bangun Peradaban Negeri Bebas Pungli
Banner Bawah

Bangun Peradaban Negeri Bebas Pungli

Atmadja - atnews

2019-10-16
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bangun Peradaban Negeri Bebas Pungli
Slider 1
Denpasar, 16/10 (Atnews) - Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli  membangun peradaban negeri bebas pungutan liar (pungli).
“Upaya itu mewujudkan masyarakat yang sejahtera bebas dari pungli,” kata Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Pol Dr Widiyanto Poesoko di Denpasar, Rabu (16/10).
Hal itu disampaikan ketika 
 “Satgas Pungli Goes to Campus” mensosialisasikan Peraturan Presiden (Perpres) No. 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar ( Seber Pungli) yang ketiga di Universitas Udayana diikuti seluruh perguruan tinggi di Bali.
Sebelumnya dilaksanakan pada Bulan Juli di Universitas Jendral Sudirman (Purwokoerto), Bulan Agustus di Universitas Brawijaya (Malang) dan yang akan datang di Universitas Cendrawasih (Papua).
Menurutnya, carut-marut pungli kerap terjadi pada pelayanan publik yang merugikan masyarakat.
Mulai sejak kelahiran bayi masyarakat dihadapkan praktek pungli dalam mengurus administrasi pada tingkat kelurahan atau desa.
Begitu pula dalam mengurus pendidikan (sekolah), KTP, SIM, masuk perguruan tinggi, melamar pekerjaan termasuk keinginan naik jabatan.
Kerugian akibat pungli tidak terbatas pada masalah keuangan, tetapi juga kerusakan sistem, dan kinerja pemerintahan, khususnya menghambat pembangunan secara masif.
“Kejahatan korupsi tidak dirasakan langsung oleh masyarakat, tetapi pungli ini dirasakan langsung dan meresahkan masyarakat maka Presiden Jokowi memberikan perhatian yang serius,” kata Widiyanto. Untuk itu, pihaknya mengajak generasi muda menghentikan praktek pungli. 
Oleh karena mereka yang akan melanjutkan estapet kepemimpinan bangsa menuju yang lebih baik tanpa pungli. (ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Tandai Pembukaan Bulan Bahasa Bali, Koster Nyurat Lontar Bersama Seribu Pelajar dan Mahasiswa

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Yoga

Yoga

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan