Bulan Bahasa Bali Merupakan Momentum Untuk Melestarikan Aksara dan Sastra Bali 
Banner Bawah

Bulan Bahasa Bali Merupakan Momentum Untuk Melestarikan Aksara dan Sastra Bali 

Admin - atnews

2023-02-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bulan Bahasa Bali Merupakan Momentum Untuk Melestarikan Aksara dan Sastra Bali 
Slider 1
Bangli (Atnews) - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Senin (13/2)  membuka pagelaran Bulan Bahasa Bali V Tahun 2023 di Kabupaten Bangli yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Kawan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli. Yang mana, Bulan Bahasa Bali V Tahun 2023 mengusung tema "Segara Kerthi Campuhan Urip Sarwa Prani".

Pada kesempata itu juga tampak hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan I Wayan Sugiarta, Pimpinan OPD  dilingkungan Pemkab Bangli Ketua DPRD Kabupaten Bangli I Ketut Suastika, S.H., Majelis Desa Adat Kabupaten Bangli Ir. I Ketut Kayana, M.Si., Sekda Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Giri Putra, M.M., , Ketua PHDI Kabupaten Bangli Drs. I Nyoman Sukra, Camat Bangli Sang Made Agus Dwipayana, S.STP., Lurah Kawan Gede Diana Parasara, S.STP., M.Si., Bendesa desa Adat Se-Kab.Bangli, Tim juri bulan bahasa Kabupaten Bangli, Pengurus MKKS SMA/SMK Kab. Bangli, Pengurus MKKS SMP Kab. Bangli dan Pengurus K3S Kabupaten Bangli.
Kepala Dinas  Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Bangli I Wayan Sugiarta dalam laporannya menyampaikan, Bulan Bahasa Bali V Tahun 2023,  dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor : 80 Tahun 2018, yang mana pada tahun ini mengambil tema "Segara Kerthi Campuhan Urip Sarwa Prani" yang dimaknai sebagai altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali untuk memaknai laut sebagai awal dan akhir kehidupan segenap makhluk.

Dijelaskan pula, perhelatan Bulan Bahasa Bali di Kabupaten Bangli dibagi menjadi empat perlombaan diantaranya, Lomba Nyatua Bali diikuti  Paiketan Krama Istri, Nyurat Aksara Bali tingkat SD, Nyurat Lontar tingkat SMP, dan lomba Debat Bahasa Bali tingkat SMA/ SMK. “Jumlah peserta lomba sebanyak 65 orang, sementara lomba dilaksanakan dari tanggal 13 Februari hingga 15 Februari 2023.  Kegaitan ini melibatkan penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Bangli sebagai juri,” sebutnya. 

Sementara Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan, Pagelaran Bulan Bahasa Bali merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali yang merupakan akar dari  kebudayaan Bali dan juga merupakan karakter serta identitas krama Bali. “Kita sebagai krama Bali harus menjaga   dan melestarikan Bahasa Bali, Aksara Bali  sehingga tidak tergerus arus globalisasi,”tekannya.

Kepada para peserta lomba, Bupati Sedana Arta menegaskan, Bahasa Bali bukan hanya untuk ajang perlombaan saja, tetapi lebih kepada bagaimana menjaga dan melestarikan Bahasa, Sastra, dan Aksara,  serta sebagai pelopor untuk mengimplementasikan dalam kehidupan sehari- hari, sehingga karakter dan identitas masyarakat Bali tetap terjaga untuk selamanya. (Anggi/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Mencari Pewaris Rindik

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD