Mahayastra : Penggunaan Pakaian Adat Munculkan Peluang Usaha Baru 
Banner Bawah

Mahayastra : Penggunaan Pakaian Adat Munculkan Peluang Usaha Baru 

Atmadja - atnews

2019-08-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Mahayastra : Penggunaan Pakaian Adat Munculkan Peluang Usaha Baru 
Slider 1
Gianyar, 17/8  ( Atnews ) - Bupati Mahayastra mengatakan, penggunaan pakaian adat Bali pada setiap kegiatan memberi peluang kepada pelaku usaha untuk maju dan berkembang.
Hal ini dikatakan Bupati Mahayastra seusai bertindak selaku inspektur upacara pada apel peringatan HUT RI Ke-74 di lapangan Astina Gianyar, Sabtu,(17/8).
"Secara tidak langsung penggunaan pakaian adat dalam setiap hajatan, mampu menggali  potensi usaha baru bagi perajin lokal dalam memperluas peluang pasar," ucap Mahayastra sembari menambahkan, akan terbuka peluang usahabaru bagi industri kerajinan rumah tangga di Gianyar.
Selesai apel, Bupati menyerahkan berbagai hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang dan juara dari berbagai kegiatan lomba yang dilaksanakan.(mur/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Agar Batalkan Remisi kepada Otak Pembunuh Wartawan Bali

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas