Revitalisasi Kerja Sama Indonesia - India
Banner Bawah

Revitalisasi Kerja Sama Indonesia - India

Artaya - atnews

2021-11-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - Revitalisasi Kerja Sama Indonesia - India
Slider 1
Oleh Jro Gde Sudibya
Diberitakan secara luas, dalam pertemuan G 20 yang berlangsung di Roma Italia, Presiden Joko Widodo bertemu dengan PM India Narendra Modi, menyepakati peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi antar ke dua negara.
Peningkatan kerja sama kedua negara ini, menarik untuk diberikan catatan:
1. Kerja sama dalam perspektif sejarah telah berlangsung lama, di abad ke 7 pada saat kejayan kerajaan Sriwijaya, dan abad ke 14 pada saat kejayaan kerajaan Majapahit. Kerjasama perdagangan,  pengetahuan dan pendidikan di era Sriwijaya. Relasi antar ke dua negara yang telah berlangsung lama, dalam bidang agama dan kebudayaan.
2. Kerjasama ekonomi di masa kini dan di masa depan.
a. Peningkatan perdagangan, Indonesia eksportir minyak sawit, batu bara ke India, dan importir bahan baku industri farmasi dengan perkiraan sekitar 30 persen dari kebutuhan bahan baku industri farmasi nasional diimpor dari India.
b. India tergolong maju dalam teknologi industri manufaktur, sehingga ke depan Indonesia  semestinya memanfaatkan keunggulan teknologi mereka untuk mempercepat proses industrialisasi di dalam negeri.
c. India tergolong pioner dan unggul dalam teknologi kecerdasan buatan, sehingga kerja sama di bidang ini akan mempercepat proses ekonomi digital di dalam negeri, dan juga mendorong percepatan modernisasi pertanian berbasis bio dan IT teknologi.
3. Kerja sama di bidang kebudayaan.
Merujuk  sastrawan ternama, pengarang Gitanjali, pemenang hadiah Nobel sastra tahun 1950 - an saat berkunjung ke Indonesia dan juga Bali, Rabinranath Togore, dalam kunjungannya ke Bali mengatakan: "Saya menemukan India di mana-mana, tetapi saya tidak lagi mengenalnya ", memberikan penggambaran tentang eratnya hubungan ke dua negara, yang semestinya  perlu direvitalisasi.
4. Kerja sama dalam perspektif geo politik global. Semakin dekatnya hubungan Indonesia - India  diharapkan menaikkan posisi tawar Indonesia dan juga ASEAN terhadap China dalam penyelesaian solusi damai terhadap isu "panas" Laut China Selatan. Perairan Laut China Selatan punya arti strategis bagi Indonesia sebagai negara Maritim.
*) Jro Gde Sudibya, ekonom, pengamat ekonomi dan kecendrungan masa depan.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Polda  Bali Tertibkan Pelanggar Lalin sebagai Contoh di Indonesia

Terpopuler

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung