Banner Bawah

Komitmen Ajik Wira Kapiyot - KERIS Bersatu Lestarikan Budaya Bali

Admin - atnews

2022-02-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Komitmen Ajik Wira Kapiyot -  KERIS Bersatu Lestarikan Budaya Bali
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Komitmen AWK dalam melestarikan budaya Bali sepertinya tidak main-main, hal tersebut dibuktikan AWK (Ajik Wira Kapiyot) alias I Wayan Wira Saputra yang merupakan seniman asal daerah Guwang, Sukawati mendatangi Sekretariat Yayasan Keris Bali di Denpasar, dimana kedatangan tersebut untuk mengajak anggota Keris Bali untuk menjaga, melestarikan sekaligus juga memberikan edukasi tentang budaya Bali, seperti mesatua Bali, cecipedan, menulis aksara Bali.
Wira menjelaskan, ketertarikannya mengajak Yayasan Kesatria Keris Bali karena melihat para anggotanya menjaga budaya Bali, bahkan pihaknya melihat dalam tag line Keris yaitu Menyama Keris Bali Tanpa Batas. Artinya, dengan tag line yang memakai bahasa Bali merupakan bukti keseriusan dalam melestarikan budaya. Sebab dalam melestarikan budaya Bali bukan hanya dengan bicara saja, tetapi perlu diambil langkah kecil dahulu seperti melakukan dari intern Nyama Keris Bali dulu. Dimana nantinya anggota Keris Bali yang mempunyai anak akan diajari mesatua Bali, mecicempedan.
"Jadi tujuan saya mendatangi Yayasan Keris Bali untuk mengajak melestarikan budaya Bali, dan kita mengambil langkah kecil dahulu dengan Nyama Keris Bali," jelasnya Sabtu (19/2/2022).
Lanjutanya Wira mengakui, meski sekarang banyak media sosial bisa dipakai untuk edukasi budaya, tetapi menurutnya masih kurang pas. Sebab sentuhan interaksi kurang didapat, jadi pihaknya akan langsung turun kelapangan dengan mengajarkan langsung tentang budaya, dan pihaknya dengan Keris Bali akan menggelar lomba mesatua Bali, lomba pidato Bali serta yang lainnya.
"Setelah nanti kita buat lomba-lomba budaya Bali, saya dengan Keris rencananya akan kita buat festival film tentang budaya Bali dan saya harap bisa menembus hingga ke bioskop besar," ungkapnya.
Sementara Ketua Yayasan Keris Bali, I Ketut Putra Ismaya Jaya, sangat antusias dengan ajakan AWK untuk menjaga melestarikan budaya Bali, sebab hal tersebut juga sesuai dengan visi misi Yayasan Keris Bali. Jadi kedatangan seniman AWK tersebut pihaknya akan bersinergi demi melestarikan budaya, sebab dirinya tidak ingin budaya Bali tergerus oleh kemajuan teknologi, dan tidak ingin generasi mendatang tidak tahu budaya Bali. Sehingga kedepan pihaknya akan menggelar acara budaya Bali.
"Kedepan dalam pelestarian budaya Bali, kita akan ambil langkah terkecil dahulu dengan melibatkan anak dari anggota kami untuk kita ajak mendengarkan cerita dan tempatnya mungkin kita ambil di puri sekaligus untuk memperkenalkan bagian dari cagar budaya," paparnya.
Ismaya mengungkapkan pihaknya akan segera menggelar acara budaya secara rutin, hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Yayasan Kesatria Keris Bali dalam melestarikan budaya Bali. "Nantinya acara budaya akan kita gelar disetiap kabupaten dan saya harapkan anak-anak dari anggota kami bisa mengikuti pagelaran budaya dari Keris Bali. Dan saya mendukung sekali dengan adanya seniman yang ikut berkecimpung di yayasan kami demi melestarikan budaya Bali," pungkasnya. (GAB/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Potensi Politik Uang di Pemilu 2019

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia