KADIN Bali Jajaki Kerja Sama Vietnam – Bali : Bisnis, Investasi dan Pariwisata
Banner Bawah

KADIN Bali Jajaki Kerja Sama Vietnam – Bali : Bisnis, Investasi dan Pariwisata

Admin - atnews

2022-10-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - KADIN Bali Jajaki Kerja Sama Vietnam – Bali : Bisnis, Investasi dan Pariwisata
Slider 1
Denpasar (Atnews) - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bali menjajaki peluang kerjasama di bidang bisnis, Investasi dan pariwisata antara Vietnam dan Provinsi Bali. 

Pertemuan itu difasilitasi oleh Komite Bilateral Vietnam - Kamboja Kadin Indonesia Edwin Setiawan Tjie.

"Kami sangat bersyukur bahwa kami dapat memiliki kesempatan untuk mendiskusikan dan mendefinisikan kembali kami perspektif baru tentang potensi kerjasama yang saling menguntungkan lebih jauh dan lebih perhatian," kata Ketua Umum KADIN Bali di Denpasar, Senin (3/10).

Ia sebagai Kamar Dagang & Industri Provinsi Bali, perhatikan bahwa Bali sebagai bagian dari Indonesia dan Vietnam memiliki potensi untuk bersama-sama memajukan pemulihan ekonomi melalui bentuk kerjasama bersama dan mendukung mekanisme pertukaran di multi sektor Pariwisata & Perdagangan, Bisnis Pertanian, Pertukaran Kreatif & Budaya dan Investasi dalam ekonomi digital. 

Sektor prospektif yang potensial ini akan mampu mengintegrasikan portofolio bisnis yang ada menjadi pelengkap rantai pasok bagian dari sinergi regional yang juga akan dilakukan di sektor industri kecil dan menengah (UKM) yang berdampak sosial. 

Sektor ini dapat menjadi tulang punggung perekonomian kedua negara yang mendukung dengan berkembangnya ekonomi digital, kedua negara akan dapat memperluas kerjasama dalam implementasi Industri 4.0.

Sektor potensial bidang Tourism & Trade, berpotensi untuk bergabung dalam aliansi bisnis B2B di Industri Pariwisata, menjadi hub saluran tujuan Regional Asia dalam hubungannya dengan bisnis ekspor impor dan hub logistik. 

Pada saat yang sama, strategi ini juga mampu menjadi bentuk aliansi Promosi Ekosistem Ekonomi Hijau dan Destinasi Wisata Hijau.

Pada usaha Pertanian, bergabung dalam operasi atau kemitraan dengan mitra lokal di Bali untuk meningkatkan teknologi pertanian melalui literasi digital, sampai ke perdagangan komersial melalui platform e-commerce untuk pertukaran perdagangan secara legal baik bahan baku dan atau produk olahan. 

Vietnam & Bali memiliki keunikan reposisi produk lokal untuk diperdagangkan, yang berpotensi untuk dibawa ke pasar global seperti wine lokal, spirit lokal, lobster terkenal, rumput laut, produk komunitas perikanan dan masih banyak lagi.

Pertukaran kreatif dan budaya menjembatani komunitas Bisnis Kreatif dan Ekosistem Budaya, menghubungkan budaya dengan cara yang kreatif. 

Hal ini dapat dilakukan melalui forum Digital Nomad Forum of Vietnam and Bali, mengundang ekosistem global untuk bergabung dalam program yang mencakup potensi Vietnam dan Bali.

Investasi Ekonomi Digital merupakan pemain utama untuk melaksanakan 3 (tiga) agenda di atas secara efektif dan efisien. Hal ini juga mampu menciptakan sumber pendanaan kreatif dan akan menjadi strategi potensial untuk menggambarkan integrasi digital antara Vietnam dan Bali. 

Untuk saat ini, KADIN Bali sedang dalam tahap proses Literasi Digital pemetaan ekonomi digital. Proyek ini juga berpotensi untuk dijalankan dalam mode kemitraan dan atau peluang Join Venture Funding.

Gagasan eksekusi strategis, cara paling efektif untuk mengeksekusi dan mengkompilasi peluang potensial antara Vietnam dan Bali yakni (1) Memprakarsai MOU umum antara Vietnam dan Bali, dapat dilakukan antara Kantor Perdagangan Kedutaan Besar Republik Sosialis Vietnam dan Kamar Dagang & Industri Provinsi Bali, (2) Membuat Pusat Bisnis dan membuat Forum Pengusaha TTI Vietnam & Bali dalam bentuk digital, untuk kemungkinan menampilkan Pembeli Bertemu Penjual, Peluang Pertemuan Investasi dan forum berbagi sumber dan sumber daya, (3) Diskusi Meja Bundar bagi para pengusaha Vietnam yang berminat untuk berinvestasi, mencari mitra dan atau mendiskusikan peluang-peluang potensial lainnya. Sebagai misi dagang, seharusnya diatur melalui kedutaan, (4) Mix & Match agar semua mekanisme menjadi adaptif dengan kebutuhan masa depan dan dilaksanakan dalam aspek hukum masing-masing untuk meningkatkan pasangan strategis, saling menguntungkan dan membawa dampak ekonomi.

"Kami atas nama Kamar Dagang & Industri Bali mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang dapat bekerjasama dan bersinergi untuk dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat dalam saling menguntungkan dan pertumbuhan ekonomi Bali," pungkasnya. (GAB/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : PLN Bali Ngaku Rugi Rp2 Miliar

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia