Gianyar (Atnews) - Ni Made Roni sebagai perempuan tangguh berhasil mengembangkan Made Tea produknya natural baik untuk healing, wellness, and healthy yang tembus hingga ke Perancis.
Produk unggulan berupa teh kesehatan yang sudah mengantongi BPOM dan Halal juga sudah laku ke pasaran ekspor Rusia, Polandia, Slovakia dan segera merambah ke Meksiko.
Roni membangun usaha sejak 2015 memiliki konsep kembali ke alam dan menyerahkan diri kepada alam semesta dengan visi "Our vision is everyone living a healthy lifestyle as effortlessly as drinking a cup of tea.”
Dengan Mission Learn about the amazing healing powers and benefits of plants and herbs, Source and collaborate with local community farmers and create jobs for local workers, Produce the highest quality wellness blends of tea and Inspire generations to value agriculture and farming.
Sedangkan Keunikan Made Teas are all-natural, made from plants and herbs grown and produced locally in the rich, fertile soil of Ubud, Bali.
"Made Teas are unique blends of local healing herbs, each specifically designed for overall health and wellness We guarantee our blends are 100% pure with no additives or preservatives," kata Roni di Gianyar, Jumat (5/5).
Hal itu disampaikan ketika Roni menerima kunjungan Anggota DPD RI Dapil Bali Made Mangku Pastika dalam rangka Reses. Mangku Pastika didampingi oleh Tim Ahli Nyoman Baskara, Ketut Ngastawa dan Nyoman Wiratmaja.
Pengembangan usaha itu belajar dari Mumbai India, rekan-rekan dan orang tuanya sendiri. Disamping mendapatkan literatur dari internet.
Besarnya usaha itu, tentu memulainya dari nol setelah pulang bekerja di luar negeri. Pengalaman itu yang mendorong dirinya bangkit disamping pernah diremehkan orang-orang terdekatnya.
Hal itu justru yang membuat termotivasi dalam bangkit dari keterpurukan. Dalam dua tahun pertama bangun usaha, pihaknya keliling mencari pelanggan, akhirnya mendapatkan pelanggan tetap hingga saat ini.
Usahanya semakin besar ketika mulai berkolaborasi dengan Bali Buda Café & Health Food Shops. Hingga saat ini sudah mampu melayani supermaket berkelas, hotel bintang lima misalnya InterContinental Bali Resort. Ada pula Discover Amandari, a hideaway luxury hotel and villa in Ubud, Bali.
"Kami pilih hotel-hotel yang bagus, cabangnya banyak dan pembayaran satu pintu," ujarnya.
Usahanya itu berkembang, tidak terlepas dari bantuan dari KUR BNI tahun 2016 dan kegigihan pendampingan UMKM.
Produk Made Tea sudah dipatenkan, kininsia go global. Roni juga tengah memberdayakan PKK di lingkungan usahanya agar menanam kebutuhan-kebutuhan bahan pokok produknya.
Dirinya siap akan membeli hasil panennya. Namun Roni telah membaginya dengan jenis tanaman berbeda-beda pada masing-masing kelompok PKK. Sedangkan dalam memastikan keberlanjutan bahan baku, pihaknya telah memiliki petani sendiri.
Sementar itu, Mangku Pastika memuji kebranian Made Tea dalam memasarkan produknya. Seorang perempuan berani bersaing secara global, padahal mulai dengan modal dari nol.
Meskipun pendidikan tidak lulusan kesehatan, tetapi bisa berbisnis bidang teh natural untuk kesehatan. Produknya sudah tembus negara Perancis, dapat diyakini Made Tea sudah bisa diterima secara global.
Produk-produk semacam Made Tea diyakini semakin trend di dunia. Seiring kesadaran manusia ingin kembali ke alam, hidup lebih sehat dan bahagia.
Diharapkan, produk yang dijual tinggal dinarasikan dengan baik, disamping mempertahankan dan meningkatkan mutu produk.
Bahkan salah satu pelanggan bernama Ririn dari Jakarta juga mengagumi produknya Made Tea. Dirinya mengaku baru pertama datang ke tempat produksinya tetapi dirinya telah mengenalnya di daerah Ubud. "Saya sudah langganan selama enam bulan," pungkasnya. (ART/001)