Buleleng (Atnews) - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali berhasil meraih 11 penghargaan pada ajang Anugerah Diktiristek 2023.
Penghargaan tersebut terdiri atas 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu yang diperoleh dari berbagai bidang, yaitu kerja sama, bidang kelembagaan, bidang riset, teknologi, dan pengabdian Masyarakat, serta bidang kehumasan.
Demikian disampaikan Rektor Undiksha Singaraja Prof.Dr.I Wayan Lasmawan,M.Pd, kepada awak media, seusai kegiatan "Jumat Krida"di Lapangan Kampus setempat pada hari Jumat(29/12). Prestasi yang diraih Undiksha ini,
menunjukkan tata kelola berbagai bidang-bidang tersebut telah berjalan baik.
"Pada ajang tahunan ini, Undiksha menjadi salah satu perguruan tinggi terbanyak meraih penghargaan dan meningkat dari tahun sebelumnya. Prestasi ini tidak terlepas dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan oleh Undiksha," ungkap Rektor Lasmawan.
Menututnya, prestasi ini menjadi sebuah kebanggaan dan merupakan hasil dari kerja keras dan kerja cerdas civitas akademika yang terbingkai dalam keharmonisan yang pesaja.
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ikut berkompetisi pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-36 yang berlangsung di Universitas Padjajaran, Bandung tahun 2023. Kompetisi mahasiswa bergengsi ini diikuti oleh 106 perguruan tinggi. Mereka berhasil melewati seleksi dari 5.102 proposal PKM. Tahun ini, terdapat 2.411 peserta dengan 475 dosen pendamping dan 117 official.
PIMNAS merupakan event yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam bidang penalaran untuk memperlombakan karya ilmiah mahasiswa tingkat nasional. Event ini untuk menciptakan iklim akademis yang kompetitif di kalangan mahasiswa Indonesia.
Selain itu PIMNAS, juga sebagai puncak kegiatan ilmiah mahasiswa berskala nasional diselenggarakan di perguruan tinggi yang ditetapkan BPTI. PIMNAS sebagai forum pertemuan ilmiah dan komunikasi produk kreasi mahasiswa, diikuti oleh mahasiswa atau kelompok tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Terdapat lima tim Undiksha yang berhasil lolos pada tahap presentasi. Tim tersebut seluruhnya adalah PKM Pengabdian Masyarakat.
Pada kompetisi ini, kata Rektor, Undiksha berhasil berada di peringkat 12 nasional dengan raihan satu medali perak dan satu tim meraih juara favorit kategori presentasi. Peringkat ini berada diantara perguruan tinggi besar di Indonesia.
Rektor Wayan Lasmawan menjelaskan, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) pada tahun 2023 telah melakukan langkah-langkah strategis sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing maupun dalam rangka mempercepat terwujudnya visi “Menjadi Universitas Unggul" di Asia pada Tahun 2045 Berlandaskan Falsafah Tri Hita Karana”.
Strategi tersebut diantaranya peningkatan jumlah akreditasi prodi, penguatan kerjasama, maupun mempersiapkan diri untuk bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum. Pada tahun 2023 ini pula, Undiksha berhasil meraih sejumlah penghargaan dan prestasi di bidang kemahasiswaan.
Secara kelembagaan, Undiksha memiliki 8 Fakultas dan Program Pascasarjana, dengan jumlah mahasiswa aktif termasuk PPG sebanyak 16.921, yang berasal dari 32 Provinsi di Indonesia. Akreditasi Undiksha adalah A atau baik sekali. Dari 78 Program Studi yang ada, 33 prodi (42%) terakreditasi Unggul, 18 prodi (23%) terakreditasi Internasional, dan sisanya 27 (35 %) program studi terakreditasi baik.
"Dari 611 tenaga dosen yang ada, 362 (59.2 %) sudah bergelar Doktor/Spesialis, 72 (11.8 %) sudah Profesor, dan sisanya masih Magister. Kita berharap tahun 2030 semua dosen Undiksha sudah bergelar doctor, sehingga kita akan zero magister," tambahnya.
Kerjasama dengan pihak luar terus dirintis sebagai langkah nyata percepatan Undiksha menuju Internasional Reputable University in Education and Leadership, Tahun 2023 melalui Kerjasama yang dilakukan dengan beberapa mitra luar negeri.
Dijelaskan, Undiksha memperoleh hibah, Kerjasama dengan Sogang University Korea dalam rangka peningkatan Pendidikan Sains di Indonesia, Kerjasama dengan Xinyang Normal University, Undiksha berhasil mendirikan Balingkang Confucius Institute, memperoleh pendanaan dari China International Education Foundation (CIEF).
Sejak 2019 melalui program Internationalization at Home, Undiksha berusaha menjadi rumah belajar bagi seluruh masyarakat International, baik melalui program bergelar maupun non-gelar. Selain menerima mahasiswa internasional, kita juga berusaha mengirimkan mahasiswa Undiksha ke luar negeri, seperti melaksanakan kegiatan PPL Luar Negeri, Magang, pertukaran mahasiswa baik luring maupun daring.
Salah satu program premium (utama) Undiksha adalah Fast-Track Program (3 tahun di Undiksha mengambil sarjana 2 tahun di MCUT mengambil master) bekerjasama dengan Ming Chi University of Technology, Taiwan. Dimulai tahun 2021 sampai 2023, kita telah mengirimkan mahasiswa sekitar 27 orang. Beberapa telah menyelesaikan studinya, dan ada juga yang langsung melanjutkan studinya ke jenjang doktor.
"Saat ini Undiksha Tengah berproses untuk berubah dari PTN- BLU menjadi PTN-BH. Hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalkan peran dan posisi strategis lembaga dalam pembangunan pendidikan tinggi. Salah satu terobosan yang akan kita lakukan adalah dengan mengoptimalkan asset yang ada di Kampus Jalan Raya Sesetan Denpasar. Mulai tahun akademik 2024, mahasiswa Undiksha akan dilayani perkuliahannya di kampus Singaraja dan kampus Denpasar secara optimal," ujarnya Rektor.
"Tengah kita bangun 1 tower ruang kuliah baru untuk melengkapi yang sudah ada, sehingga kita berharap bisa menampung 5.000 sd 7.500 mahasiswa di tahun akademik baru 2024. Akan kuta buka beberapa program studi prospektif untuk perkuliahan di Kampus Denpasar, seperti program Studi Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, Sistim Informasi, Ilmu Computer, PGSD, Penjaskesrek, Bahasa Ingris, dan Program Pasca Sarjana untuk semua Program Studinya. (WAN)