Banner Bawah

Kemasan Apik Barong Ket Denpasar di PKB XLVI; Tampil Beda, Diiringi Sekehe Gong Wanita

Admin - atnews

2024-06-19
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kemasan Apik Barong Ket Denpasar di PKB XLVI; Tampil Beda, Diiringi Sekehe Gong Wanita
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Duta Kesenian Kota Denpasar yang tampil dalam ajang Wimbakara (Lomba) Tari Barong Ket Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI Tahun 2024 suguhkan kemasan apik, dan tampil beda.

Suguhan pemanggungan yang berbeda, pada Minggu (16/06) malam di panggung Ardha Candra, Taman Budaya, Denpasar itu, duta Barong Ket Denpasar dari Sekaa Nayakanari diiringi penabuh Sekaa Gong Wanita. Pementasan tari Barong Ket yang apik mampu pukau penonton. Penampilan Duta Barong Ket Denpasar juga mendapat dukungan dan semangat dari Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang hadir menyaksikan langsung penampilan Duta Denpasar berhadapan dengan Duta tari Barong Ket dari Kabupaten Bangli dan Klungkung. 

Hadir pula memberikan dukungan Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama anggota, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, dan Ketua TP. PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, serta pimpinan OPD Pemkot Denpasar. 

Walikota Jaya Negara disela-sela pementasan menyampaikan, apresiasi dan rasa bangga dengan penampilan maksimal dari Duta Barong Ket Kota Denpasar. Terlebih Sekehe Gong Nayakanari yang merupakan sekehe gong wanita dan kali ini menjadi pengiring Tari Barong. 

"Apresiasi dengan penampilan maksimal dari Duta Barong Ket Denpasar di ajang PKB tahun ini," ujar Walikota Jaya Negara. 

Lebih lanjut disampaikan, persiapan telah optimal dilakukan, baik dari sisi latihan, dan pembinaan, hingga pada malam penampilan dihadapan para juri Lomba Barong Ket. Jaya Negara berharap, dengan maksimalnya penampilan Sekehe Barong Duta Kota Denpasar ini dapat memberikan hasil yang terbaik.

“Kita hormati penilaian dewan juri, dan dengan penampilan maksimal ini kita berharap dapat menjadi yang terbaik, serta seluruh duta kesenian Kota Denpasar yang akan berlaga di PKB terus berlatih untuk memberikan hasil yang terbaik, ” ujarnya.

Sementara Kordinator Sekehe Nayakanari, I Wayan Murda mengatakan, persiapan dan pembinaan telah dilaksanakan sebelum pementasan berhadapan dengan duta kabupaten lainnya di Bali. 

"Beragam persiapan telah dioptimalkan hingga penampilan Duta Barong Ket Kota Denpasar ini. Namun hal yang menarik, tahun ini penabuh pengiringnya adalah wanita, serta telah dapat kita saksikan dengan penampilan yang apik dan maksimal," ujarnya. 

Disampaikan pula, bahwa Barong Ket merupakan salah satu kesenian Bali yang erat hubungannya dengan upacara Agama Hindu di Bali. Oleh karena itu, Barong tidak hanya dianggap sebagai sebuah tarian atau maskot, tetapi juga memiliki makna yang dalam dari konteks spiritual dan keagamaan masyarakat Bali.

"Terima kasih atas dukungan semua pihak termasuk Bapak Walikota dan Wakil Walikota, serta seluruh jajaran Pemkot Denpasar hingga duta Barong Ket Denpasar telah mempersembahkan tarian dengan penuh keanggunan, kekuatan, dan keindahan yang menjadi ciri khas budaya Bali," ujarnya. (*IBM).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ditjen PDTu Kemendes PDTT Evaluasi Rawan Pangan

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia