Banner Bawah

Yoga untuk Ketenangan Pikiran – Bagian 1

Admin - atnews

2025-06-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Yoga untuk Ketenangan Pikiran – Bagian 1
Yogi Ashwini (ist/Atnews)

Oleh Yogi Ashwini 
Pikiran yang sehat ada dalam tubuh yang sehat. Seringkali orang menganggap bahwa pikiran itu ada di otak. Namun dalam Yoga, pikiran dipahami sebagai sesuatu yang berbeda dari otak. Pikiran adalah energi yang mengendalikan otak, dan pusatnya berada di chakra bindu visarga. Chakra ini terletak di bagian belakang kepala, tepat di mana para brahmana biasanya mengikat rambut mereka. Di titik inilah nektar kehidupan terus diproduksi, dan nektar inilah yang membuat seseorang terlihat cantik dan bercahaya. Hari ini kita akan membahas bagaimana menjaga diri kita agar tetap terlihat cantik dan bercahaya melalui yoga, sekaligus menjaga ketenangan pikiran.
 
Berikut ini saya jelaskan beberapa teknik dari buku Sanatan Kriya: the Ageless Dimension untuk membantu menumbuhkan ketenangan dari dalam dan memancarkan cahaya dari luar.
 
Ambil 4 buah amla (Phyllanthus emblica) lokal (yang berukuran kecil dan memiliki kilau keemasan, berbeda dengan amla hasil persilangan yang cenderung berwarna kuning kehijauan).

Peras dan buang airnya, lalu tambahkan satu sendok makan madu yang berasal dari satu jenis bunga (monofloral) yang telah disimpan selama satu tahun. Madu semakin lama disimpan  semakin kesehatan dan kandungan nutrisi  Ramuan ini akan membantu memulihkan kecantikan dan cahaya alami.
 
Minumlah di pagi hari saat perut masih kosong.
Dalam waktu 3 bulan, ramuan ini akan mulai menunjukkan khasiatnya. Saat ramuan ini mencapai lambung, prana vital diserap dari kedua ramuan ini dan langsung mengalir ke chakra bindu visarg untuk memberikannya nutrisi. Tubuh kita bergerak karena prana, bukan karena apa yang kita makan atau minum. Manusia bisa bertahan hidup tanpa makanan dan air untuk sementara waktu. Bahkan saat napas terhenti, tubuh masih bisa bertahan beberapa menit, namun tanpa prana, tubuh tidak bisa bertahan walau hanya sesaat.
 
Minumlah ramuan ini secara rutin selama satu bulan, dan setelah itu barulah mulai latihan pranayama menenangkan seperti yang akan dijelaskan di depan. Penting untuk tidak melakukannya secara terburu-buru dan mengikuti tahapan sesuai petunjuk.
 
Sekarang, Anda harus menciptakan tekanan lembut di sekitar area wajah. Tarik napas, lalu coba hembuskan dengan paksaan, namun tahan agar udara tidak keluar lewat mulut atau hidung. Rapatkan tenggorokan agar udara juga tidak kembali turun ke dalam. Tahan selama masih terasa nyaman, lalu hembuskan napas secara perlahan. Latihan ini menciptakan tekanan balik. Setelah melakukan ini, perubahan pada penampilan Anda akan langsung terlihat. Latihan ini membantu membersihkan racun yang menumpuk di area chakra Bindu visarg. Saat napas didorong kembali, semua rasa berat dan energi negatif akan terangkat, dan saat dihembuskan perlahan, cairan bergizi dari chakra bindu akan mengalir ke area wajah. Latihan ini juga dapat membantu memperbaiki penglihatan. Efeknya pada wajah terasa seketika—wajah akan tampak lebih bercahaya dan bersinar.
 
Sebelum tidur, ambil sedikit minyak atsiri rosemary murni. Teteskan 2–3 tetes ke dalam seember air hangat, lalu rendam kaki sambil rileks. Airnya cukup hangat saja, tidak boleh panas. Telapak kaki memiliki kemampuan menarik prana di mana pun ia diletakkan, jadi dalam hal ini, manfaat minyak rosemary akan membantu menenangkan area otak. 
 
Dua ramuan herbal sederhana ini, jika dikombinasikan dengan latihan pranayama, akan membantu menenangkan Anda. Saat ini, ilmu kedokteran modern mulai mengakui keberadaan sushumna nadi—saluran energi halus yang membentang dari chakra mooladhaar (dasar tulang belakang) hingga chakra agya (dahi). Saat melakukan pembedahan, para ilmuwan menemukan adanya saraf vagus, yaitu saraf halus yang terletak di sebelah tulang belakang. Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas dua gerakan dasar asana yang berkaitan dengan saraf vagus yang berperan menjaga tubuh tetap sehat dan bercahaya.
 
*) Ashwini Guruji adalah Cahaya Penuntun Dhyan Foundation dan pakar ilmu-ilmu Weda. Bukunya, 'Sanatan Kriya, The Ageless Dimension' adalah tesis tentang anti-penuaan yang telah diakui. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.dhyanfoundation.com

Baca Artikel Menarik Lainnya : Oka Antara: Karangasem Belum Mampu Kelola SDA dengan Baik

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia