Jakarta (Atnews) – Organisasi kemasyarakatan Saya Indonesia menyampaikan dukungan penuh atas sikap tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini yang menegaskan pentingnya solusi dua negara bagi penyelesaian konflik Palestina–Israel.
Dalam pidatonya di hadapan dunia, Presiden Prabowo menyampaikan:
“Solusi dua negara adalah jalan yang adil dan praktis. Hanya dengan pengakuan terhadap negara Palestina dan jaminan keamanan bagi Israel, perdamaian sejati dapat diwujudkan.”
Pernyataan Presiden tersebut mendapat apresiasi penuh dari Ketua Umum Saya Indonesia, Kumar Abhishek, yang menegaskan bahwa posisi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo sejalan dengan amanat konstitusi dan nilai-nilai Pancasila.
“Kami mendukung penuh sikap Presiden Prabowo. Solusi dua negara adalah bentuk keadilan yang menjunjung tinggi hak asasi manusia. Ini juga merupakan implementasi nyata dari amanat konstitusi kita, bahwa Indonesia harus ikut serta dalam menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” tegas Kumar Abhishek di Jakarta, Senin (29/9)
Dalam pernyataannya, Kumar Abhishek juga didampingi oleh I Gede Tommy Sumertha, selaku Ketua DPD Saya Indonesia Provinsi Bali, yang menambahkan:
“Kami di Bali, melalui DPD Saya Indonesia, siap menjadi garda terdepan dalam menyuarakan solidaritas kemanusiaan. Dukungan terhadap Palestina adalah dukungan terhadap keadilan universal. Kami sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk mendukung perdamaian yang adil dan bermartabat.”
Organisasi Saya Indonesia menegaskan bahwa solusi dua negara bukan hanya kepentingan Palestina dan Israel semata, tetapi juga menyangkut kredibilitas PBB sebagai lembaga dunia dalam menegakkan keadilan dan perdamaian.
Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme, persatuan, dan toleransi, Saya Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mendorong kemerdekaan Palestina sekaligus menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah. (Z/001)