Upacara Caru Weraspati Kalpa Menyikapi Kadurmanggalan Jagat Bali
Banner Bawah

Upacara Caru Weraspati Kalpa Menyikapi Kadurmanggalan Jagat Bali

Admin - atnews

2025-09-30
Bagikan :
Dokumentasi dari - Upacara Caru Weraspati Kalpa Menyikapi Kadurmanggalan Jagat Bali
Upacara Caru Weraspati Kalpa (ist/Atnews)

Karangasem, (Atnews) - Ditengah-tengah cuaca redup disertai hujan gerimis di kawasan Pura Agung Besakih, prosesi ritual "Upacara Pedudusan Alit , Maturang Pamelepeh dan Guru Piduka berlangsung hidmat, dipuput tiga Sulinggih masing-masing: Ida Pedanda Gede Putra Bajing (gelar Siwa), Ida Peranda Jelantik Sidemen (gelar Siwa), dan Ida Resi Agung Wayabia Suprabu Sogata Karang (gelar Bhuda).

Upacara penyucian jagat Bali ini dilaksanakan menyikapi peristiwa memilukan, dimana telah terjadi kadurmanggalan Jagat Bali, Blabar Agung/ Banjir Bandang luar biasa, disertai tanah longsor, rumah roboh dan hanyut, jembatan putus, senderan jebol, pepohonan tumbang dan sejenisnya, yang mengakibatkan korban jiwa meninggal dunia, hilang, luka-luka, trauma, di samping korban harta benda/ barang, ternak, dan lainnya.

Ketua Yayasan Sabha Budhaya Bali, Doktor, Drs. I Gusti Made Ngurah. M. Si didampingi Sekretarisnya, Drs. I Gede Nurjaya, M.M kepada Atnews di pelataran Pura Penataran Agung Besakih,(30/09/2025) sore, di sela-sela upacara mengemukakan, upacara penyucian jagat Bali, patut dan harus dilaksanakan dalam batas waktu, tidak lewat dari 42 (empat puluh dua) hari sejak peristiwa blabar agung pada tanggal, 10 September 2025. Banten/ upakara yang dihaturkan, diantaranya berupa: Banten Bebangkit asoroh, Guru Piduka, Caru Weraspati Kalpa nganggen Asu (Anjing) Bang Bungkem, Prascita, Durmanggala, Pengulapan, Pabeyekaonan, Pangraresik, dan upakara lainnya sebagai pendukung kelengkapan upakara.

Menurut Gusti Made Ngurah, ritual upacara PINUNAS-ICEAN ini dilaksanakan sebagai Implementasi Hasil Paruman Madya Sulinggih Sabha Purohita (Pembina) Yayasan Sabha Budhaya Bali, yang digelar 13 September lalu, di Pasraman Windhu Sara (Padruen Ida Pedanda Gede Putra Kekeran) yang berlokasi di Desa Adat Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, "Jadi Paruman Madya Sulinggih ini digelar, tiga hari pasca terjadi banjir bandang", tambahnya. 

Sementara Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet dalam sambutannya di akhir upacara antara lain menekankan, pentingnya masyarakat Bali melakukan introspeksi. Introspeksi secara sekala, (dalam konteks banjir bandang di Bali-red) "kita harus memperhatikan lingkungan, laksanakan aturan tata ruang dengan baik, jangan sampai terjadi penyempitan saluran air yang mengakibatkan terjadinya luapan air. Kalau sudah demikian pasti kita akan mendapatkan kesejahteraan dan kebahagiaan, tegas Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet fihafapan ratusan pemedek di pelataran Agung Pura Besakih. Secara niskala dengan melaksanakan upacara manut Dresta Bali. Dalam pemeliharaan dan penataan lingkungan, bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita semua, ujarnya.

Para Sulinggih mulai melakukan pemujaan pada pukul: 11.35 WITA, sementara para pemedek sudah mulai berdatangan pada pukul: 10.00 WITA. Mereka yang turut menyaksikan ritual upacara penyucian jagat ini, berasal dari berbagai kalangan, yakni: dari Majelis Desa Adat masing-masing kabupaten seluruh Bali, Paiketan Krama Istri se Bali, para Yowana se Bali serta juga para pemedek dari berbagai pelosok seluruh Bali yang kebetulan tangkil ke Besakih. 

Lantunan kidung yang dibawakan oleh sekaa kidung Paiketan Krama Istri "Pakis" Kabupaten Badung menambah kekhusukan ritual upacara yang berlangsung hingga pukul : 13.00 WITA.
(IBM).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Joko Widodo: Realisasi Dana Desa 99 Persen itu Tinggi Sekali

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia