Kejari Buleleng Musnahkan Barang Bukti Dari 52 Perkara, Didominasi Kasus Narkoba 
Banner Bawah

Kejari Buleleng Musnahkan Barang Bukti Dari 52 Perkara, Didominasi Kasus Narkoba 

Admin 2 - atnews

2025-11-25
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kejari Buleleng Musnahkan Barang Bukti Dari 52 Perkara, Didominasi
Kasus Narkoba 
Kejaksaan Negeri Buleleng musnahkan barang bukti tindak pidana berkekuatan hukum tetap (its/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng melakukan pemusnahan barang bukti pada Selasa (25/11/2025) siang. Kegiatan ini merupakan pemusnahan periode ketiga, sekaligus yang terakhir dalam tahun 2025. 

Pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejaksaan di jalan dewi sartika itu, dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan. 

Kepada awak media, seusai kegiatan pemusnahan barang bukti, Kepala Seksi (Kasi) Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Benny Kurniawan mengungkapkan, pemusnahan dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri yang telah berkekuatan hukum tetap(inkracht). Dijelaskan, hingga pemusnanan pada periode ketiga yang merupakan terakhir pemusnahan barang bukti dalam tahun 2025 ini, perkara narkotika masih mendominasi. 

"Dari 52 perkara, 40 di antaranya merupakan perkara narkotika. Sisanya merupakan perkara pencurian, perlindungan anak, perjudian, migas," ujarnya.

Sedangkan barang bukti narkoba yang dimusnahkan meliputi, narkotika jenis shabu dengan berat bersih 307,11 gram netto 332,79 gram bruto, residu narkotika sebanyak 1,69 gram bruto, alat pakai narkotika.

Selain itu juga ada belasan handphone yang dimusnahkan, pakaian, senjata tajam, tas pinggang, hingga senjata api jenis airsoft gun. 

Menurut Benny, dari bulan Januari 2025 hingga November 2025, Kejari Buleleng telah menangani 166 perkara. Diakui tiap tahun perkara narkoba memang selalu mendominasi. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pramuka Bali Peringati Hari Baden Powell ke-162

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026